Musik

Siap-Siap Nonton American Music Awards 2021, Ketahui Dulu nih Fakta Menariknya

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 21 November 2021
Siap-Siap Nonton American Music Awards 2021, Ketahui Dulu nih Fakta Menariknya

Fakta-fakta menarik dari ajang American Music Awards. (Foto Instagram@amas)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AMERICAN Music Awards telah menjadi salah satu ajang penghargaan musik bergengsi di Amerika Serikat. Selama hampir lima dekade, AMAs telah mewarnai industri musik AS bahkan dunia. Setiap tahunnya, mereka selalu berhasil merayakan keberhasilan dan prestasi mengagumkan para musisi dari berbagai genre.

Tahun ini, American Music Awards digelar pada Minggu (21/11) malam waktu AS. Ajang yang bisa ditonton secara streaming di seluruh dunia ini akan dipandu rapper Cardi B. Nah, sebelum kamu nonton ajang ke-49 AMA, yuk kita ketahui dulu fakta menarik acara ini.

BACA JUGA:

Momen-Momen Kontroversial di Ajang American Music Awards

1. Sejarah awal

AMERICAN Music Awards
AMAs awalnya dibuat untuk menyaingi Grammy Awards.(Foto Instagram@amas)

American Music Awards awalnya dibuat Dick Clark pada 1973 untuk bersaing dengan Grammy Awards. Mereka melihat peluang tersebut ketika ABC kalah dengan CBS dan kehilangan hak mereka untuk menyiarkan Grammy. Demikian dilansir laman Portable Express.

Dalam menanggapi rencana tersebut, ABC menyewa megaproduser TV Clark untuk membuat ajang penghargaan saingan. Dari situlah American Music Awards lahir. Bedanya dengan Grammy, saat itu AMAs berfokus pada Top 40 dan musik rock.

2. Perubahan-perubahan besar

American music awards
Acara dipindah ke November untuk menghindari saingan.(Foto Instagram@amas)

Ada sejumlah perubahan besar yang terjadi dalam sejarah American Music Awards. Pertama dalam hal waktu penyelenggaraan acara. Seperti kebanyakan acara TV, AMAs diadakan awal tahun, tepatnya pertengahan atau akhir Januari. Namun, pada 2003, ABC memindahkannya ke November. Alasannya ialah mengurangi saingan arena. Biasanya tidak ada acara penghargaan besar di November.

Selain itu, dari segi pembawa acara juga berubah. Kalau tahun ini acara dipandu oleh Cardi B saja, pada tahun-tahun awal ada beberapa host untuk setiap genre musik. Jadi acara dibagi dalam beberapa bagian. Misalnya khusus untuk penghargaan pop, rock, dan country. Kemudian pada 2009-2012 sempat tidak ada pemandu acara sama sekali dan diganti dengan kehadiran beragam presenter. Baru kemudian sejak itu setiap tahunnya dipilih satu selebritas beruntung untuk menjadi host.

3. Keputusan pemenang

american music awrads
Pemenang ditentukan dari voting penggemar. (Foto Instagram@amas)

Tidak seperti Grammy Awards yang pemenangnya dipilih anggota National Academy of Recording Arts and Sciences, AMAs menggunakan suara penggemar. Memang pada awalnya nominasi dan pemenang ditentukan dari jumlah penjualan dan airplay. Namun sejak 2006, pemenangnya ditentukan dengan voting dari penggemar. Sementara itu, pemilihan nominasi tetap berdasarkan penjualan, pemutaran, aktivitas jejaring sosial, dan jumlah angka penonton video. Oleh sebab itu, fan sangat menentukan siapa yang pulang membawa piala.

4. Mulai inklusif

american music awards
Kemenangan musisi non-Amerika membuktikan inklusivitas AMAs. (Foto Instagram@amas)


Meskipun awalnya acara penghargaan ini dibuat untuk memberikan penghargaan bagi musisi Amerika Serikat saja, kini AMAs mulai inklusif. One Direction dari Inggris sempat dua tahun menerima penghargaan kategori artist of the year. Selain itu, hal ini juga semakin terasa ketika BTS dari Korea Selatan menjadi pengisi acara, nomine, dan pemenang beberapa kategori. Dengan melihat hal tersebut, American Music Awards telah berupaya menjadi lebih terbuka dengan prestasi musisi non-Amerika.(sam)

#Musik #American Music Award
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan