DISNEY dan Pixar kerap menyisipkan animasi pendek sebelum sebuah film muali diputar. Sebut saja animasi Lava yang diputar sebelum film Inside Out. Animasi tersebut manis dan mencuri hati penonton.
Namun, kali ini Disney membuat short yang melewati batas. Alih-alih digemari dan dipuji fan, short yang satu ini malah jadi sumber komplain penonton.
Ya, penonton tidak menyukai Olaf's Frozen Adventure, short yang diputar sebelum film box office Coco dimulai.
Meskipun demikian, bukan ketidaksukaan penonton itu yang menjadi alasan utama short itu akhirnya ditarik dari pemutaran film Coco.
Seperti dilaporkan EW, animasi pendek Disney tersebut awalnya didesain sebagai pengisi pendek sebelum Coco dimulai.
Namun, komplain penonton kemudian membuat animasi itu ditarik pada 8 Desember.
"Olaf's Frozen short sebelum Coco merupakan siksaan untuk mataku. Itu seperti racun yang perlahan meresap ke sarafku. Salah satu hal terburuk yang pernah dibuat Disney," ujar aktor Ashish Chanchlani dalam sebuah tweet.
My review of #OlafsFrozenAdventure
— Court Rundell ???? (@CourtRundell) November 25, 2017
1. I will never get those 21-minutes of my life back.
2. A short is called a short because it’s supposed to be short.
3. A short before a Pixar film has always been A PIXAR SHORT.
Disney has gone too far this time.
The olaf's frozen short movie before COCO was a torture to my eyes
— Ashish Chanchlani (@ashchanchlani) November 27, 2017
it was a slow poison getting on my nerves
one of the worst things disney has ever made
made me love COCO even more
I am glad majority people globally share the same opinion like me#OlafsFrozenAdventure #BORINGAF
Seperti dilansir Mashable, animasi Frozen tersebut memang bermasalah untuk beberapa alasan.
"Durasi animasi itu yang jadi isu terbesar. Karena durasi animasi itu 22 menit, ditambah iklan, dan trailers, film Coco baru bisa dimulai setelah 40 menit," demikian disebutkan dalam tulisan itu.
Menurut laporan itu, tambahan durasi yang panjang itu tentunya menimbulkan masalah bagi penonton yang rata-rata merupakan keluarga dengan anak-anak. Belum lagi kekecewaan anak-anak yang mengharap segera melihat film bertema Dia de los Muertos ala Meksiko, tapi malah menghabiskan setengah jam di awal menonton manusia salju bernyanyi.(*)

