Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Shaden Gebrak The 90s Festival lewat Dunia Belum Berakhir

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 26 November 2017
Shaden Gebrak The 90s Festival lewat Dunia Belum Berakhir

Shaden tampil di The 90s Festival 2017. (foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKIAN lama tak lagi terdengar di jagat musik Tanah Air, grup musik Shaden secara mengejutkan muncul meghibur para penggemarnya.

Penampilan Shaden yang mengejutkan tersebut tak lain dan tak bukan terjadi di acara The 90s Festival 2017 yang dihelar di Gambir Expo Kemayoran, Sabtu (25/11).

Grup yang digawangi Nuri, Akbar, dan Rizal itu berkesempatan tampil di panggung utama Toped Stage pada pukul 16.20 WIB.

Lewat penampilan itu, Nuri dkk mengobati kerinduan para penggemar mereka lewat sejumlah lagu hit mereka di era 90-an.

Beberapa lagu yang dibawakan, antara lain lagu bernuansa melow yang bertemakan tentang cinta, Terluka dan Cobalah.

Yang paling menarik, saat penampilan pamungkas, Shaden membawakan lagu andalan mereka Dunia Belum Berakhir.

Saat Nuri hendak menyanyikan lagu tersebut, para penonton sontak berteriak histeris menyambut.

Nuri pun tak lupa menyapa para penontonnya.

"Ini lagu terakhir dari kami, kira kira apa ayo? Kalian hafal enggak?" Ucap Nuri kepada penonton.

Setelah itu, vokalis Shaden tersebut mengajak para penonton untuk bertepuk tangan sebelum ia menggebrak panggung lewat lagu Dunia Belum Berakhir.

Saat musik mulai dimainkan dan suara sang vokalis menggema di panggung utama The 90s Festival, para penonton pun larut dalam suasana nostalgia era 90-an.

Saat refrain lagu tersebut, para penonton pun tak kuasa untuk ramai-ramai bernyanyi dan melompat bersama mengikuti alunan lagu.

Setelah sukses menutup panggung dengan lagu Dunia Belum Berakhir, Shaden pun mengajak para penonton untuk berswafoto bersama. (Ryn)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan