Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Serupa, 3 Negara ini Juga Punya Tradisi Mudik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Juni 2019
Serupa, 3 Negara ini Juga Punya Tradisi Mudik

Hari raya di negara lain juga memunculkan tradisi mudik. (foto: unsplash/joline torres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI saat hari raya, seperti Lebaran, orang Indonesia melakukan tradisi pulang ke kampung halaman. Kita mengenalnya dengan istilah mudik. Saat mudik, mereka yang telah lama hidup di perantauan akan kembali berkumpul bersama keluarga untuk merayakan hari besar.

Ternyata, enggak cuma Indonesia yang punya tradisi mudik. Di negara lain juga ada lho tradisi mudik di saat hari raya.


1. Mudik saat Tahun Baru Imlek bagi Warga Tiongkok

mudik
Jelang Imlek, warga Tiongkok akan beramai-ramai pulang kampung. (foto: business insider)

Tidak hanya stasiun, halte bis dan pelabuhan juga ramai dengan orang-orang yang ingin bermudik saat Tahun Baru Imlek di 'Negeri Tirai Bambu'. Imlek jadi saat wajib untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati sajian khas.

2. Warga India Pulang Kampung saat Festival of Lights/Diwali

mudik
Warga India mudik saat perayaan Diwali. (foto: manchester evening)

Sebagai negara dengan penduduk terbanyak setelah Tiongkok, India juga memiliki tradisi mudik. Namun bedanya dengan Indonesia, pemandangan mudik di negara ini lebih heboh karena jumlah penduduknya lebih banyak.

Terlebih lagi di transportasi umum seperti kereta api, banyak warga yang bergelantungan di pintu, bahkan ada juga yang berpegangan di jendela dan berada di atap kereta.

3. Thanksgiving, saatnya Mudik dan Bersyukur bagi Warga Amerika Serikat

mudik
Warga Amerika Serikat pulang kampung jelang Thanksgiving. (foto: 6sqft)

Di Amerika Serikat, Hari Pengucapan Syukur merupakan hari libur nasional yang selalu jatuh pada Kamis keempat setiap November. Warga Amerika Serikat terutama yang merantau jauh dari kampung halaman biasanya melakukan mudik menjelang perayaan tersebut.(riq)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan