UMUMNYA sih, orang memilih hewan peliharaan kucing atau anjing. Kedua hewan itu memang sahabatnya manusia. Sosok kucing atau anjing juga lucu. Apalagi kalau masih kecil. Imut-imut.
Ada juga orang yang suka memelihara burung. Karena kicauannya nan indah. Memeliharanya juga terbilang mudah. Namun, enggak sedikit juga orang yang memilih hewan antimainstream untuk dipelihara. Misalnya jenis reptil kayak ular dan iguana.
Namun, ada juga komunitas pencinta hewan peliharaan antimainstream. Mereka memilih memelihara kura-kura. Bahkan komunitas yang bernama Klub Pencinta Kura-Kura Indonesia (KPKI) ini memiliki misi lain. Lebih daripada sekadar memelihara kura-kura. Mereka juga berniat melestarikan kura-kura Indonesia yang terancam punah.
Merahputih.com pun berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan salah seorang anggota KPKI dalam acara Jakarta Indonesia Pet Show 2019 (JIPS), Jumat (22/2). Pria tersebut akrab dipanggil Faris. KPKI termasuk komunitas pencinta hewan yang membuka tenant di pameran hewan yang , di JIExpo Kemayoran itu.
Menurut Faris, memelihara kura-kura itu mudah dan menyenangkan.
1. Tertgantung jenis kura-kura
Ada tiga jenis kura-kura kata Faris. Yaitu kura-kura darat, semi akuatik, dan akuatik. Setiap jenis kura-kura ini memiliki habitat yang berbeda. Enggak melulu harus tinggal di dalam air.
Misalnya kura-kura darat. Jenis kura-kura ini cukup diberikan kandang tanpa air. Sementara yang semi akuatik harus memiliki kandang di outdoor seperti kolam. Sehingga kura-kura semi akuatik dapat menyelam ke dalam air. Namun bisa berjemur juga di daratan.
Kalau untuk kura-kura akuatik perlu banget kandang didalam air. Kamu cukup memeliharanya di sebuah akuarium. Tapi jangan lupa ya kamu harus memperhatikan jenis air dan suhu airnya. "Lebih bagus menggunakan air galon. Suhu airnya harus diatur kira-kira 27 derajat. Pasang juga lampu di aquarium," papar Faris.
2. Makanan kura-kura berbeda-beda
Menurut Faris kura-kura juga memiliki makanan berbeda. Ada kura-kura omnivora, herbivora, dan karnivora. Untuk kura-kura omnivora bisa kamu berikan makanan sayuran maupun udang dan ikan hidup. Sementara yang herbivora bisa sayuran atau pakan khusus kura-kura.
Nah, yang untuk kura-kura karnivora bisa kamu berikan makan udang dan ikan hidup. Namun, Faris mengingatkan agar jangan sekali-kali memberikan ikan mujair atau mas untuk makanan kura-kura. Karena kedua ikan itu mengandung enzim thiaminase yang enggak bagus untuk kesehatan kura-kura. "Nanti kura-kuranya bisa jadi lemas," tambahnya.
3. Tenang, kamu bisa lepas dengan mudah jika tangan kamu digigit kura-kura
Mungkin kamu pernah mendengar anggapan ini. Bahwa kalau tangan kamu digigit kura-kura tangan kamu sulit lepas. Jalan satu-satunya ialah memenggal kepala kura-kura tersebut. Tentu sadis banget ya kalau caranya begitu.
Anggapan tersebut salah besar. Memang agak sulit melepas tangan kamu dari gigitan kura-kura. Karena semakin kamu memaksa untuk lepas, kura-kura itu akan semakin menguatkan gigitannya. Tapi bukan berarti tangan kamu enggak bisa lepas ya.
Kamu bisa melepas tangan kamu dari gigitan kura-kura asalkan tahu caranya. Contohnya, ganggu penglihatan kura-kura itu dengan menyentuh daerah sekitar mata. Cara lainnya kamu bisa menyentuh hidung kura-kura itu saat dia menggigit tanganmu. Secara perlahan kamu akan bisa terlepas dari gigitan kura-kura. "Jadi pelan-pelan saja, jangan terlalu dipaksa," tukas Faris.
Jadi sahabat Merah Putih tertarik untuk memelihara kura-kura? (ikh)