Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
K-Drama

Serial Terbaru Netflix, 'Aema’, Bawa Nostalgia Film Erotis Korea di Era 1980-an

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 19 Agustus 2025
Serial Terbaru Netflix, 'Aema’, Bawa Nostalgia Film Erotis Korea di Era 1980-an

Bang Hyo-rin bintangi drama terbaru Netflix, 'Aema'.(foto: dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PADA masa rezim militer Chun Doo-hwan di Korea, pemerintah menerapkan kebijakan yang disebut ‘3S Policy’, yakni screen, sports, dan sex. Kebijakan ini bertujuan menenangkan publik dan mengalihkan perhatian dari politik. Sebagai gantinya, tercipta kondisi yang mendorong ledakan pesat industri film erotis.

Salah satu film yang menjadi hit di masa itu yakni Madame Aema. Film rilisan 1982 itu secara luas dianggap sebagai awal dari ledakan sinema erotis Korea di era 1980-an. Kini Netflix mereimajinasi film ini untuk abad ke-21 lewat serial Aema.

Drama Netflix Aema, yang akan dirilis pada Jumat (23/8), menceritakan perjalanan penuh gejolak bintang top Hee-ran (Lee Ha-nee) dan aktor pendatang baru Joo-ae (Bang Hyo-rin). Keduanya dengan berani menghadapi realitas kelam di balik gemerlap sorotan pada masa itu dalam proses mewujudkan film Madame Aema.

“Pada awal 1980-an, film-film erotis secara aktif didorong dan diproduksi sebagai bagian dari kebijakan. Ironisnya, pada saat yang sama, ada sensor ketat dan pemotongan berlebihan sehingga hampir tidak ada kebebasan berekspresi,” kata sutradara Lee Hae-young dalam konferensi pers drama tersebut Senin (18/8), dikutip The Korea Times.

Baca juga:

Netflix Buka Peluang Sekuel dan Adaptasi Live-Action 'K-Pop Demon Hunters', Sedang Direncanakan



Film Madame Aema pernah dipuji sebagai fenomena box office, tapi kemudian banyak dikritik karena objektifikasi seksual terhadap karakter perempuan. Hae-young mengatakan, dengan meninjau kembali ironi ini dari perspektif masa kini, ia kemudian menafsirkannya kembali di 2025 dan mengeksplorasi maknanya dengan cara yang menghadirkan pesan baru.

Alih-alih hanya berfokus pada film itu sendiri, serial ini menyoroti semangat zaman yang penuh gejolak akibat kontrol otoriter, sekaligus menggambarkan solidaritas lembut antardua perempuan yang menjadi pusat kisah. Menurut sang sutradara, kata ‘Aema’ mewakili lebih daripada sekadar tokoh utama film.

“Bagi saya, Aema tidak terbatas pada karakter utama itu saja. Saya ingin menjadikannya sebagai sesuatu yang lebih luas, sebuah ikon yang mencerminkan hasrat masyarakat era 1980-an. Menjalani kehidupan sebagai Aema saat itu berarti menghadapi prasangka, kesalahpahaman, dan kekerasan, sambil berjuang untuk bertahan hidup. Cerita yang saya ciptakan ini dimaksudkan untuk mendukung dan menghormati mereka yang bertahan dan tetap kuat di masa itu,” ungkapnya.




Kisah Hubungan Dua Aktris



Aktris Lee Ha-nee, yang memerankan karakter Hee-ran, menggambarkan perannya sebagai aktris papan atas pada masanya. Ia merupakan seorang perempuan yang bangga dan percaya diri dan dengan lantang menyatakan tidak akan pernah lagi melakukan adegan telanjang serta berniat untuk mendefinisikan ulang dirinya di era 1980-an.

Namun setelah berperan sebagai Erika, tokoh pendukung dalam film erotis, ia dipaksa tampil telanjang dan terseret dalam situasi penuh kekerasan. Akibatnya, ia harus berjuang untuk menemukan kembali dirinya baik sebagai aktris maupun pribadi.

“Saya tentu saja tidak bisa mengatakan pernah sepenuhnya mengalami sistem lama itu, tetapi saya sempat menyaksikan fase akhirnya. Saya sering merasa sayang sekali bahwa perempuan sepenuhnya dikonsumsi sebagai objek hasrat dalam industri tersebut. Justru karena itu, saya bisa mendekati proyek ini dengan lebih berani,” katanya.

Ha-nee mengaku proyek ini memberinya kesempatan untuk menafsirkan hal-hal dengan lebih bebas. “Menyadari bahwa zaman benar-benar telah berubah, dan kini kita hidup di era saat kita bisa meninjau kembali 1980-an dari perspektif baru, rasanya begitu menyegarkan,” imbuhnya.

Sementara itu, aktris Bang Hyo-rin memerankan Joo-ae, seorang penari tap di klub malam yang mengagumi bintang besar Hee-ran. Ia mengikuti audisi untuk Madame Aema dan akhirnya mendapatkan peran utama. Ia malah memulai perjalanan penuh rasa sakit, tapi transformatif dalam pertumbuhannya sebagai aktris.



Nostalgia Industri Film Korea Era 80-An



Demi menghadirkan kisah Aema, sutradara Hae-young dihadapkan pada tantangan merekonstruksi Chungmuro, pusat industri film Korea era 1980-an. “Semakin gemerlap suara dan gambar yang muncul di permukaan, semakin jelas pula kekerasan dari zaman barbar itu tersampaikan sebagai pesan,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun drama ini berlatar 1980-an, penonton akan menemukan banyak kesamaan mengejutkan dengan masa kini.

“Beberapa penyakit sosial masih membandel hingga hari ini. Namun, pada saat yang sama, kekerasan dan kekejaman yang digambarkan dalam Aema kini diakui dan ditantang oleh masyarakat itu sendiri. Kita sedang berada dalam proses untuk sadar dan memperbaiki kesalahan tersebut. Bagi saya, ini menunjukkan sebuah visi penuh harapan,” ujarnya.(dwi)

Baca juga:

Siapkan Kuota! Ini Bocoran Lengkap Film dan Serial Netflix yang Wajib Kamu Tonton Agustus Nanti

#Serial Netflix #K-Drama #Netflix
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Cha Woo Min Tampil Perdana sebagai Idol K-Pop di K-Drama Romantis 'My Bias, My Boss'
Cha Woo Min bertransformasi menjadi idol K-pop, aktor, dan pebisnis dalam drama 'My Bias, My Boss' yang diadaptasi dari webtoon populer dan tayang mulai 3 Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Cha Woo Min Tampil Perdana sebagai Idol K-Pop di K-Drama Romantis 'My Bias, My Boss'
ShowBiz
Song Kang Comeback Lewat Drama 'Four Hands, Two Sonatas', Perankan Pianis Jenius yang Terobsesi Kesempurnaan
Song Kang perankan pianis jenius yang terjebak dalam rivalitas, persahabatan, dan pencarian pengakuan di K-drama 'Four Hands, Two Sonatas'. Tayang 29 Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Song Kang Comeback Lewat Drama 'Four Hands, Two Sonatas', Perankan Pianis Jenius yang Terobsesi Kesempurnaan
ShowBiz
Sinopsis 'The Vacation Principle', Drama Romantis Netflix Dibintangi Kanna Hashimoto dan Chae Jong-hyeop
The Vacation Principle merupakan drama romantis terbaru Netflix yang dibintangi Kanna Hashimoto dan Chae Jong-hyeop. Simak sinopsis, jadwal tayang, serta fakta menarik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Sinopsis 'The Vacation Principle', Drama Romantis Netflix Dibintangi Kanna Hashimoto dan Chae Jong-hyeop
ShowBiz
Sinopsis 'Mousetrap', Serial Thriller Korea tentang Pencurian Identitas Dibintangi Ryu Jun Yeol
Mousetrap merupakan drama Korea thriller terbaru Netflix yang diadaptasi dari webtoon Field Mouse. Dibintangi Ryu Jun Yeol dan Sul Kyung Gu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Sinopsis 'Mousetrap', Serial Thriller Korea tentang Pencurian Identitas Dibintangi Ryu Jun Yeol
ShowBiz
Netflix Siap Rilis Serial 'Kokuhaku: 25 Nen Me no Himitsu', Kisah Obsesi dan Cinta yang Tersimpan 25 Tahun
Netflix hadirkan serial thriller romantis Kokuhaku: 25 Nen Me no Himitsu (25 Years of You) mulai 17 Juli 2026. Simak sinopsis, pemain, dan jadwal tayangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Netflix Siap Rilis Serial 'Kokuhaku: 25 Nen Me no Himitsu', Kisah Obsesi dan Cinta yang Tersimpan 25 Tahun
ShowBiz
4 Drama Korea Adaptasi Webtoon yang Segera Tayang di Netflix, dari Thriller hingga Romansa Fantasi
Netflix menyiapkan empat drama Korea adaptasi webtoon mulai 2026 hingga 2027. Simak daftar lengkapnya, dari Mousetrap, Road, hingga Granny.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
4 Drama Korea Adaptasi Webtoon yang Segera Tayang di Netflix, dari Thriller hingga Romansa Fantasi
Lifestyle
Film Drama Pemenang Berbagai Penghargaan Hamnet Mulai Tayang di Netflix 6 Juli 2026
Hamnet menghadirkan kisah emosional tentang cinta, kehilangan, dan kekuatan seorang ibu dalam menghadapi tragedi yang mengubah segalanya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Film Drama Pemenang Berbagai Penghargaan Hamnet Mulai Tayang di Netflix 6 Juli 2026
ShowBiz
Anime Baru Netflix 'SPARK of Tomorrow' Angkat Kisah tentang Kehilangan, Harapan, dan Masa Depan
Simak sinopsis SPARK of Tomorrow, anime terbaru Netflix. Mengisahkan dua remaja yang berjuang menghadapi kehilangan dan menemukan kembali harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Anime Baru Netflix 'SPARK of Tomorrow' Angkat Kisah tentang Kehilangan, Harapan, dan Masa Depan
ShowBiz
Sinopsis 'Road', Serial Thriller Netflix yang Satukan Son Suk-ku dan Eita Nagayama
Simak sinopsis 'Road', serial thriller original Netflix yang mempertemukan Son Suk-ku dan Eita Nagayama dalam perburuan pembunuh berantai lintas Korea Selatan dan Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Sinopsis 'Road', Serial Thriller Netflix yang Satukan Son Suk-ku dan Eita Nagayama
ShowBiz
'Wonka's The Golden Ticket' Siap Tayang di Netflix, Hadirkan Kompetisi di Pabrik Cokelat Legendaris
Wonka's The Golden Ticket segera tayang di Netflix. Serial ini merupakan perayaan 55 tahun film klasik Willy Wonka and the Chocolate Factory.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
'Wonka's The Golden Ticket' Siap Tayang di Netflix, Hadirkan Kompetisi di Pabrik Cokelat Legendaris
Bagikan