Merahputih.com - Panitia Penyelenggara Lokal (LOC) menegaskan persiapan Piala Asia 2027 di Arab Saudi masih berjalan sesuai jadwal, meski situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran.
Turnamen sepak bola terbesar di Asia itu dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Baca juga:
Jelang Piala Asia 2027, PSSI Bakal Dapat Rp361 Miliar dari FIFA
LOC menyatakan terus berkoordinasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan.
Fokus utama tetap tertuju pada penyajian pengalaman turnamen berkelas dunia bagi tim peserta, penggemar, dan media dari seluruh Asia, sekaligus menyatukan benua ini melalui sepak bola,
demikian pernyataan LOC.
Panitia juga menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kondisi yang diperlukan untuk menyukseskan turnamen tetap terpenuhi.

Meski demikian, kepastian jadwal tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap keamanan Arab Saudi setelah serangan yang menyasar Bandara Internasional Riyadh dan sejumlah lokasi strategis lainnya.
Baca juga:
Taktik John Herdman Hadapi Piala Asia 2027, Skuad Garuda Wajib Cicipi Laga Away Ekstrem Bulan Depan
Serangan di Riyadh Picu Kekhawatiran
Situasi keamanan Arab Saudi menjadi sorotan setelah serangan Houthi menghantam Bandara Internasional Riyadh.
Sejumlah kegiatan olahraga pun terdampak. Turnamen tenis ekshibisi Six Kings Slam mengalami perubahan jadwal, sementara FIFAe Finals 2026 ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.
FIFPRO Minta Keselamatan Pemain Jadi Prioritas
Baca juga:
Houthi Serang Bandara, Qatar Airways dan Etihad Airways Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi
Kekhawatiran terhadap dampak konflik di Timur Tengah juga disuarakan kalangan pemain profesional. FIFPRO Asia-Oseania menekankan pentingnya menjadikan keselamatan pemain sebagai prioritas dalam setiap tahap persiapan turnamen.
Presiden FIFPRO Asia-Oseania, Beau Bush, menyatakan penilaian risiko harus dilakukan sebelum tim nasional dipanggil untuk mengikuti kompetisi. Evaluasi tersebut juga perlu diperbarui seiring perubahan situasi keamanan.