Sepuluh Tahun ‘Generation Y’, Kunto Aji Hadirkan Single ‘2025 Masih Asik Sendiri’ dengan Aransemen Baru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
Sepuluh Tahun ‘Generation Y’, Kunto Aji Hadirkan Single ‘2025 Masih Asik Sendiri’ dengan Aransemen Baru

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjelang akhir 2025, Kunto Aji menandai tonggak penting dalam perjalanan kariernya sebagai musisi. Album debutnya yang berjudul Generation Y, dirilis pada tahun 2015, kini genap berusia satu dekade.

Karya tersebut bukan sekadar awal, tetapi juga menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter musikal dan pandangan hidupnya dalam bermusik.

Untuk merayakan sepuluh tahun sejak dirilisnya album tersebut, Kunto Aji menghadirkan single baru bertajuk 2025 Masih Asik Sendiri, sebuah versi aransemen ulang dari lagu ikoniknya, Terlalu Lama Sendiri, yang dahulu menjadi salah satu identitas kuat dalam album Generation Y.

“Kalau kita ingin merayakan sesuatu, tentu ada hal yang perlu dikeluarkan. Saat ini membuat karya baru belum memungkinkan, jadi yang paling masuk akal adalah mereinterpretasi karya lama dengan sentuhan dan nuansa baru,” ujar Kunto Aji.

Baca juga:

Kunto Aji Suarakan Krisis Lingkungan Lewat ‘Manusia Terakhir di Bumi’, Simak Lirik Lengkapnya

Sentuhan baru yang dimaksud tidak hanya hadir dalam aransemen musik, tetapi juga dalam makna yang kini terasa lebih luas dan reflektif.

Menurutnya, lagu Masih Asik Sendiri kini menghadirkan ruang bagi setiap pendengar untuk menafsirkan maknanya secara personal.

“Kalimat itu bisa menjadi pertanyaan yang membuat orang berhenti sejenak dan melihat kembali hidup mereka masing-masing,” tuturnya.

Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus bergerak cepat, Kunto Aji menempatkan 2025 Masih Asik Sendiri sebagai ajakan untuk menenangkan diri dan memaknai kembali hal-hal sederhana di sekitar kita, mulai dari yang paling dekat hingga yang kerap luput dari perhatian sehari-hari.

Ia pun mengaku tengah berada dalam fase reflektif, mempertanyakan arah langkahnya sebagai musisi. “Aku mulai bertanya ke diri sendiri, harus ngapain lagi sih di dunia yang seperti ini?” ucapnya jujur.

Namun di balik kegelisahan itu, Kunto Aji menemukan makna baru tentang pentingnya harapan. Ia mengatakan, “Akhir-akhir ini aku belajar banyak soal kehidupan, baik secara nyata maupun spiritual. Harapan itu penting, karena itu satu-satunya pegangan kita saat dunia terasa berat. Dalam mode bertahan sekalipun, kita butuh percaya bahwa di ujung jalan ada cahaya.”

Baca juga:

Lirik Lengkap Lagu 'Rima Raga' Kolaborasi Dipha Barus, Kunto Aji, dan The Adams tentang Penerimaan Diri

Menariknya, di tengah proses perilisan lagu ini, Kunto Aji justru mengambil langkah yang tidak biasa. Alih-alih gencar mempromosikan karyanya, ia memilih untuk rehat dari media sosial dan menyerahkan kendali akunnya kepada tim manajemen.

“Keputusan itu datang dari manajemen, mereka ingin melakukan take over. Aku merasa itu menarik, karena berarti mereka punya visi tentang bagaimana memanfaatkan platformku. Aku ingin melihat dinamika itu, bagaimana mereka bicara mewakili karya dan tim di baliknya,” jelasnya.

Bagi Kunto Aji, langkah tersebut adalah bentuk kepercayaan dan cara baru untuk memanusiakan proses kreatif — bahwa di balik setiap musisi, ada banyak orang yang ikut berlayar dalam satu kapal besar bernama karya.

Dan kini, kapal itu kembali berlayar dengan 2025 Masih Asik Sendiri sebagai arah tujuannya. Entah ke mana rute berikutnya akan membawa, namun untuk saat ini, Kunto Aji mengajak pendengarnya untuk berhenti sejenak, menikmati perjalanan, dan merayakan apa yang ada di depan mata. (Far)

#Kunto Aji #Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Devano Danendra merilis 'Ingat'. Mengisahkan seseorang yang masih berusaha berdamai dengan luka masa lalu dan kesulitan kembali membuka hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
Tama Yuri merilis album perdana Biar Aku Dianggap Beruntung. Berisi 11 lagu, album ini merangkum fase cegil, terpuruk, hingga menerima.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
ShowBiz
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
Salma Salsabil merilis single 'maha benar' yang mengangkat cerita tentang rekan kerja yang selalu merasa paling tahu dan drama kecil di kantor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
ShowBiz
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
Banda Neira merilis video musik 'Ajariku Jadi Berani'. Lagu ini membawa pesan tentang keberanian dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Bagikan