MerahPutih.com - Manajemen Semen Padang memutuskan untuk memecat Dejan Antonic dari posisi sebagai pelatih. Itu menyusul masih susah payahnya Kabau Sirah keluar dari zona degradasi.
Kemenangan yang diharapkan belum menjadi kenyataan, termasuk di pekan 24. Semen Padang hanya bermain 0-0 melawan PSIM Yogyakarta, yang bermain dengan 10 pemain sejak menit 38.
Semen Padang sebelumnya kalah 0-4 dari Bhayangkara FC, imbang 2-2 melawan Malut United, serta kalah 0-3 dari Arema FC.
“Hasil yang sangat mengecewakan pada pertandingan hari ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen. Untuk itu, manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih demi perbaikan dan peningkatan performa tim ke depan. Secara resmi, sebelum sahur, Semen Padang FC kan mengumumkan keputusan tersebut, dan Insya Allah sebelum berbuka puasa kami juga akan memperkenalkan pelatih baru,” tulis Penasihat Semen Padang Andre Rosiade.
Baca juga:
Sesalkan Hasil Imbang 2-2 Persija Vs Borneo FC, Rizky Ridho Anggap 10 Laga Sisa sebagai Partai Final
Mauro Zijlstra Alami Cedera Paha, Sebab Absen saat Persija Vs Borneo FC
“Besar harapan saya, pada pertandingan selanjutnya saat melawan PSBS Biak, tim dapat tampil lebih solid, penuh semangat juang, dan mampu meraih hasil terbaik. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan.”
View this post on Instagram
Hanya beberapa jam, Semen Padang lewat akun Instagram menyampaikan perpisahan dengan Dejan Antonic.
“Kebersamaan Tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir. Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan Komisaris dan Penasehat Tim. Terimakasih Coach Dejan.
Dejan Antonic telah ditunjuk Semen Padang sejak pertengahan Oktober 2025. Ia mengisi kursi pelatih, menggantikan Eduardo Almeida.
Ia mencatatkan 16 laga bersama Semen Padang. Tiga di antaranya menang, empat seri, dan sembilan kali kalah.