Semarak Parade Budaya Lombok-Sumbawa di CFD Bandung
Sejumlah mahasiswa mengenakan pakaian adat Lombok saat mengikuti parade Budaya Lombok-Sumbawa di jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Minggu (4/10). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
MerahPutih Budaya - Car Free Day (CFD) di Bandung dimeriahkan dengan adanya parade budaya Lombok-Sumbawa, Nusa Tenggara baat (NTB) di Jalan Asia Afrika pada Minggu (4/10).
Selain untuk memeriahkan CFD di Bandung, Parade Budaya Lombok-Sumbawa yang diikuti oleh ratusan seniman dan mahasiswa asal NTB tersebut juga bertujuan untuk memperkenalkan kesenian dan budaya asal NTB.
Parade Budaya Lombok-Sumbawa ddibuka dengan prosesi adat Nyongkolan atau sebuah kegiatan adat yang menyertai rangkaian acara dalam prosesi perkawinan pada Suku Sasak di Lombok, NTB.
Di belakang barisan sosok pengantian perempuan tampak 10 orang pemain Gendang Beleg memukul keras gendang yang dibawanya. Setelah itu, barisan selanjutnya dalam parade tersebut adalah sosok pengantin pria dari Suku Sasak.

Kebanyakan warga yang datang tertraik dengan atraksi seni bela diri masyarakat Sasak dengan menggunakan sebatang rotan atau Peresean. Atraksi tersebut dimainkan oleh dua orang saling memukul dengan senjata sebatang rotan dan perisai berbentuk persegi empat yang terbuat dari kulit sapi sebagai pelindungnya.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin yang hadir dalam parade tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bandung dan Pemprov Jawa Barat yang telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk menampilkan kebudayaan Lombok Sumbawa, NTB.
Pihaknya berharap Parade Lombok Sumbawa Festival 2015 bisa menarik minat masyarakat Bandung dan Jawa Barat untuk berkunjung ke NTB.
Baca Juga:
- Mengenal Tari Topeng Malangan, Wisata Budaya Malang yang Hampir Punah
- Menengok Situs Budaya Moraya yang Rusak Tak Terurus
- Parade Budaya di Festival Senggigi 2015
- Festival Saprahan, Budaya Makan Bersama di Pontianak