Merahputih.com - Arsenal memastikan satu tempat babak final Liga Champions setelah menumbangkan Atletico Madrid,
sebuah pencapaian yang memicu perdebatan panas antara dua legenda sepak bola, Arsene Wenger dan Wayne Rooney. Keduanya bersitegang mengenai etika selebrasi kemenangan pasukan Meriam London di lapangan hijau.
Baca juga:
Bursa Transfer Arsenal: 5 Bintang Meriam London yang Siap 'Ditumbalkan' Demi Reformasi Skuad
Pembelaan Wenger Terhadap Skuad Arteta
Mantan manajer legendaris Arsenal, Arsene Wenger, memberikan pembelaan terbuka terhadap cara para pemain merayakan keberhasilan menembus partai puncak.
Pernyataan ini muncul sebagai respons langsung atas kritik Wayne Rooney yang menilai euforia penggawa The Gunners terlalu prematur dan berlebihan.

Wenger menegaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras yang patut diapresiasi secara emosional.
"Skuad asuhan Mikel Arteta berhak menikmati momen tersebut. Namun, tim juga harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi pertandingan final dan laga-laga krusial berikutnya," ujar Arsene Wenger.
Wenger menyoroti dominasi Arsenal dalam duel-duel kunci di lapangan yang menjadi pembeda utama dalam laga tersebut.
Soliditas barisan pertahanan mendapat pujian khusus karena mampu menjaga gawang tetap bersih meski Atletico Madrid terus menggempur demi mengejar ketertinggalan agregat.
Menuju Rekor Sejarah 140 Tahun
Gol tunggal Bukayo Saka sebelum turun minum mengunci kemenangan agregat 2-1, sekaligus memesan tiket final di Budapest untuk menantang pemenang antara Bayern Munich atau Paris Saint-Germain.
Keberhasilan ini menjadi final Liga Champions kedua sepanjang sejarah klub. Manajer Mikel Arteta tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas performa kolektif tim di hadapan pendukung sendiri.
Baca juga:
"Ini adalah malam yang luar biasa dan bersejarah bagi klub. Dukungan penuh dari para suporter membuat momen ini menjadi sangat spesial dan unik," ungkap Mikel Arteta.
Situasi kompetisi domestik turut memanaskan motivasi klub London Utara ini. Terhambatnya langkah Manchester City di kandang Everton membuka lebar peluang Arsenal untuk mengamankan gelar juara liga.
Skuad Arteta kini hanya membutuhkan empat kemenangan lagi untuk menutup musim dengan rekor terbaik sepanjang 140 tahun berdirinya klub.