Sekjen Pembela Habib Rizieq Pimpin Alumni 212 Polisikan Sukmawati

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 04 April 2018
Sekjen Pembela Habib Rizieq Pimpin Alumni 212 Polisikan Sukmawati

Persaudaraan Alumni (PA) 212 resmi melaporkan dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Sukmawati Soekarnoputri terkait puisinya berjudul "Ibu Indonesia" ke Bareskrim Polri.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Persaudaraan Alumni (PA) 212 resmi melaporkan dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan Sukmawati Soekarnoputri terkait puisinya berjudul "Ibu Indonesia" ke Bareskrim Polri.

"Selaku Sekjen Pembela Imam Besar Habib Rizieq dan Alumni 212, saya ingin melaporkan Ibu Sukmawati atas puisinya," kata Dedi Suhardadi, anggota perwakilan PA 212, di Kantor Bareskrim Polri, Kawasan Gambir, Jakarta, Rabu (4/4).

Menurut Dedi, puisi yang dibacakan putri Bung Karno itu sangat menyakiti hati umat Muslim. "Beliau (Sukmawati) membacakan puisi bagi sebagian umat Islam yang sangat menyakitkan," tegas dia, disambut gema takbir belasan anggota PA 212.

Dedi juga mengakui apa yang diungkapkan Sukmawati merupakan bagian dari puisi sebagai seni, tetapi tetap saja kontennya sangat menyakitkan umat. "Kalau Anda Muslim itu sakit enggak? Bandingkan cadar dengan konde," tandas dia.

Pantauan di lokasi, rombongan PA 212 datang sekira pukul 14.45 WIB dan langsung masuk ke dalam gedung Bareskrim . Pukul 16.40 WIB, Dedi Suhardadi dan rekan-rekan selesai menjalani pemeriksaan sebagai pelapor.

Sukmawati Soekarnoputri saat menggelar jumpa pers di kawasan Cikini Jakarta Pusat. Foto: MerahPutih.com

Sebelumnya, Sukmawati Soekarnoputri sendiri sudah meminta maaf atas Puisi berjudul "Ibu Indonesia" yang dibacakannya telah menyinggung syariat Islam, terkait penggunaan cadar hingga menyebut suara azan kalah merdu dengan kidung.

"Dari lubuk hati yang paling dalam saya mohon maaf lahir dan batin, kepada umat Islam Indonesia," kata Sukmawati, ketika membacakan satu dari lima poin klarifikasi dalam jumpa pers di di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Saat membacakan kelima poin klarifikasi itu, Sukmawati menangis dan suaranya terdengar sesenggukan. Menurut dia, Puisi Ibu Indonesia yang dibacakannya itu sesuai dengan tema dari acara pagelaran busana yakni Cultural Identity.

"Puisi Ibu Indonesia yang saya bacakan adalah sesuai dengan tema dari acara pagelaran busana yakni Cultural Identity, yang mana semata mata adalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawati dan murni merupakan karya sastra Indonesia," tutur putri termuda Presiden RI 1 Soekarno itu.

#Sukmawati Soekarnoputri #Puisi #Presidium Alumni 212
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
Sunyiruri dan Figura Renata resmi merilis EP kolaboratif 'Menyanyikan Usman Arrumy'. Menginterpretasikan puisi-puisi Usman Arrumy di lima lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Sunyiruri dan Figura Renata Rilis EP 'Menyanyikan Usman Arrumy', Satukan Musik dan Sastra
ShowBiz
Puisi Jadi Musik, Sunyiruri dan Figura Renata Hidupkan Karya Usman Arrumy
Skena musik Indonesia kembali menghadirkan proyek unik yang menyatukan dunia sastra dan musik.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Puisi Jadi Musik, Sunyiruri dan Figura Renata Hidupkan Karya Usman Arrumy
Fun
Noorca dan Yudhistira Massardi Rayakan Usia Ke-70 dengan Meluncurkan Buku Puisi
Masing-masing buku memuat 70 puisi di dalamnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Februari 2024
Noorca dan Yudhistira Massardi Rayakan Usia Ke-70 dengan Meluncurkan Buku Puisi
Bagikan