Sejarah Panjang Geliat Perfilman Nasional

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 30 Maret 2016
Sejarah Panjang Geliat Perfilman Nasional

hari film nasional (twitter @AyoFilmID)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Geliat perfilman Indonesia memang tak seglamor Hollywood, meski begitu ada kisah dan sejarah sepanjang perjalanan perfilman Tanah Air.

Tepat hari ini, Rabu (30/3) ditetapkan sebagai Hari Film Nasional. Sebab pada 30 Maret 1950 adalah hari pertama pengambilan gambar film Darah dan Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail. Hal ini disebabkan film tersebut dinilai sebagai film lokal pertama yang bercirikan Indonesia.

Selain itu film ini juga merupakan fil pertama yang benar-benar disutradarai oleh orang Indonesia asli dan juga diproduksi oleh perusahaan film milik orang Indonesia asli yang bernama Perfini (Perusahaan Film Nasional Indonesia) dimana Usmar Ismail tercatat juga sebagai pendirinya.

Di Indonesia sendiri bioskop pertama kali berdiri di daerah Tanah Abang (Batavia) pada 5 Desember 1900 dengan nama Gambar Idoep yang menayangkan berbagai film bisu.

Film pertama yang dibuat pertama kalinya di Indonesia adalah film bisu tahun 1926 yang berjudul Loetoeng Kasaroeng dan dibuat oleh sutradara Belanda G. Kruger dan L. Heuveldorp. Saat film ini dibuat dan dirilis, negara Indonesia belum ada dan masih merupakan Hindia Belanda, wilayah jajahan Kerajaan Belanda. Film ini dibuat dengan didukung oleh aktor lokal oleh Perusahaan Film Jawa NV di Bandung dan muncul pertama kalinya pada tanggal 31 Desember, 1926 di teater Elite and Majestic, Bandung.

Perfilman Indonesia sempat mengalami situasi naik, turun. Era 1980-an film Indonesia sempat merajai daftar film dengan judul-judul seperti Catatan si Boy, Blok M, Nagabonar, Warkop DKI dan masih banyak film lain. Bintang-bintang muda yang terkenal pada saat itu antara lain Onky Alexander, Meriam Bellina, Lydia Kandou, Nike Ardilla, Paramitha Rusady, Desy Ratnasari, dan Deddy Mizwar.

Sayangnya pada era 90-an hampir semua film Indonesia berkutat dalam tema-tema yang khusus orang dewasa. Pada saat itu film Indonesia sudah tidak menjadi tuan rumah lagi di negara sendiri. Film-film dari Hollywood dan Hong Kong telah merebut posisi tersebut.

Hal tersebut berlangsung sampai pada awal abad baru, muncul film Petualangan Sherina yang diperankan oleh Sherina Munaf, penyanyi cilik penuh bakat Indonesia. Film ini sebenarnya adalah film musikal yang diperuntukkan kepada anak-anak. Duo sutradara muda, Riri Riza dan Mira Lesmana yang berada di belakang layar berhasil membuat film ini menjadi tonggak kebangkitan kembali perfilman Indonesia. Antrean panjang di bioskop selama sebulan lebih menandakan kesuksesan film secara komersil. Tercatat penonton film itu mencapai 1,4 juta orang.  

Sejak saat itu, perfilman Indonesia semakin eksis dengan ikut berbagai Festival film Internasional. Yuk nonton film Indonesia.

BACA JUGA:

  1. Awal Jadi Orang Tua Gading Marten Kerepotan Urus Anak
  2. Selama Jadi Ayah, Gading Marten Baru Sekali Ganti Popok
  3. Kebahagiaan Gading Marten Jadi Ayah
  4. Raffi Ahmad Rindu Sosok Olga Syahputra
  5. Raffi Ahmad Ajak Istri dan Rafathar Liburan Ke Eropa

 

#Film Indonesia #Film Nasional #Hari Film Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
Empat film indonesia berikut bisa menjadi rekomendasi tontonan di Netflix.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
ShowBiz
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
Bapakmu Kiper, film drama olahraga garapan Oddy Harahap yang mengangkat hubungan ayah dan anak melalui sepak bola tarkam. Dibintangi Fedi Nuril dan Ali Fikry.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
ShowBiz
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
Film horor 'Dewi Siluman Ular' garapan Starvision disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Dibintangi Anya Geraldine dan Derby Romero, tayang 12 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
ShowBiz
Urban Legend Banjar Diangkat Jadi Film Horor, 'Pirunduk' Bawa Kisah Dendam yang Belum Selesai
Pirunduk, film horor yang mengangkat urban legend Banjar, Kalimantan Selatan, tentang arwah gentayangan yang menuntut balas. Tayang 22 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Urban Legend Banjar Diangkat Jadi Film Horor, 'Pirunduk' Bawa Kisah Dendam yang Belum Selesai
ShowBiz
Oki Rengga Hadapi Dilema Aneh di Film 'Gak Ada Matinya', Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-tiba Hidup Lagi
Gak Ada Matinya, komedi satir terbaru MD Pictures, mengikuti dilema Oki Rengga saat ayahnya yang dinyatakan meninggal tiba-tiba hidup kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Oki Rengga Hadapi Dilema Aneh di Film 'Gak Ada Matinya', Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-tiba Hidup Lagi
ShowBiz
Edy Khemod Bagikan Momen Rhoma Irama Pilihkan Lagu 'Seribu Satu Macam' untuk OST 'Operasi Pesta Copet'
Lagu 'Seribu Satu Macam' Rhoma Irama menjadi soundtrack film Operasi Pesta Copet. Edy Khemod mengungkap cerita saat sang legenda dangdut memilih lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Edy Khemod Bagikan Momen Rhoma Irama Pilihkan Lagu 'Seribu Satu Macam' untuk OST 'Operasi Pesta Copet'
ShowBiz
5 Fakta Menarik Film 'Operasi Pesta Copet', Syuting di Pestapora hingga Debut Sutradara Edy Khemod
Film Operasi Pesta Copet tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Simak 5 fakta menarik, termasuk syuting di Pestapora dan debut Edy Khemod.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
5 Fakta Menarik Film 'Operasi Pesta Copet', Syuting di Pestapora hingga Debut Sutradara Edy Khemod
ShowBiz
Film 'Memburu Pemangsa' Tayang 24 September 2026, Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Hadapi Teror Hilangnya Anak
Film horor thriller 'Memburu Pemangsa' tayang 24 September 2026. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina, film ini mengangkat kasus hilangnya tujuh anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Film 'Memburu Pemangsa' Tayang 24 September 2026, Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Hadapi Teror Hilangnya Anak
Bagikan