MerahPutih.com - Tim Nasional (Timnas) Indonesia sudah tiba di Kuwait untuk menjalani Kualifikasi Piala Asia 2023 putaran ketiga atau terakhir. Namun, ada satu tantangan berat yang berpotensi menghambat Irfan Jaya dkk untuk tampil maksimal.
Kesulitan itu diakui Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, setelah anak asuhnya melakukan beberapa kali sesi latihan di Stadion Thamir, Al Salmiya, Kuwait, yakni perbedaan cuaca yang cukup mencolok antara Kuwait dan Indonesia. Bahkan, suhu udara di sana mencapai 40 derajat celcius, sehingga masih butuh waktu adaptasi.
Baca Juga:
"Walau kami lelah, kami tidak bisa hanya di kamar saja. Kami harus adaptasi lebih cepat. Jadi bisa dibilang latihan pagi merupakan adaptasi terhadap cuaca," tutur Shin Tae-yong, dikutip BolaSkor.com, Selasa (7/6).
Juru taktik Skuad Garuda itu mengakui proses adaptasi pemain terhadap cuaca itu masing berjalan. Proses ini dilakukan bersamaan sambil mematangkan strategi menghadapi Kuwait di laga pertama Grup A kualifikasi. Laga dijadwalkan di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad, Kuwait City, Rabu (8/6) malam WIB.
"Persiapan (untuk laga pertama) agar matang. Pastinya kami akan berusaha maksimal untuk bisa lolos," tegas STY, inisial yang kerap dipakai media merujuk nama pelatih berpaspor Korea Selatan itu.
Perihal adaptasi yang harus dilakukan juga diamini salah satu anggota skuad Timnas Saddil Ramdani. "Kami harus adaptasi cuaca di sini. Panas juga ya."
"Terpenting juga kami fokus ke diri sendiri. Saya dan teman-teman lain memikirkan bagaimana strategi coach, yang akan diterapkan nanti," tegas pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri itu.
Untuk diketahui, Timnas Indonesia akan memulai kiprah di kualifikasi Grup A dengan menghadapi Kuwait pada Rabu (8/6) malam WIB. Setelah itu melawan Yordania pada Minggu (12/6) dini hari, sebelum melawan Nepal pada Rabu (15/6) dini hari WIB. (*)
Baca Juga
Izinkan Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia, Pelatih Sabah FC Punya Misi Khusus