Sebut Pengurus PSSI Rakus, Pelatih Persib Dilaporkan ke Komdis

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 31 Oktober 2020
Sebut Pengurus PSSI Rakus, Pelatih Persib Dilaporkan ke Komdis

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Media Persib)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts yang menyebut pengurus PSSI rakus berbuntut panjang. Arsitek asal Belanda itu dilaporkan ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Pernyataan itu disampaikan Robert Alberts di media online seperti Football5star serta Republik Bobotoh pada Jumat, 30 Oktober 2020. Selain menyebut rakus, Robert Alberts juga menyebut orang PSSI hanya memikirkan kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari sepak bola Indonesia.

Ketua Komite Disiplin (Komdis), Erwin TPL Tobing, mengatakan Komdis PSSI akan mempelajari terkait komentar Robert Alberts.

Baca Juga

Arema FC Sebut Hak Komersial sebagai Benteng Pertahanan Terakhir Finansial Klub

"Komentar Robert Rene Alberts akan kami bawa ke Komdis PSSI untuk dibicarakan. Dia harusnya sebagai sosok pelatih sebuah tim besar tidak berkomentar seperti itu. Ada etika yg harus diperhatikan, dan kami sayangkan statement tersebut," ucap Erwin dalam rilis PSSI di Jakarta, Sabtu (31/10)

"Apa yang dimaksud Robert dengan rakus dan mementingkan diri sendiri? Masa kepengurusan PSSI kapan yang dia maksud? Kepengurusan PSSI sekarang kan baru setahun terbentuk dan langsung menghadapi pandemi COVID-19, sehingga menghentikan sementara aktivitas persepak bolaan. Saya mau tanya bagaimana sih performance tim Persib di tangan dia. Apa yang sudah di buatnya? Coba dia fokus dan majukan dulu ke Persib. Belum paham tentang PSSI yang sekarang sudah berkomentar, itu pun ngambang, tanpa data dan bukti," ujarnya.

Robert sendiri dikenal sebagai pelatih yang suka berkomentar di luar teknis sebagai pelatih. Sebelum menangani Persib, Alberts pernah berkomentar negatif ke media terkait PSSI atau hal lain saat melatih PSM Makassar.

Sementara itu, Ketua Komite Etik PSSI, Bambang Usadi, mengatakan Robert Rene Alberts sudah terlalu kelewatan berkomentar dan melebihi kapasitasnya sebagai pelatih Persib.

"Komentar tersebut akan kami bawa ke Komite Disiplin Etik. Nanti kami minta PSSI melalui Kesekjenan untuk menyampaikan surat klarifikasi komentar Robert Rene Alberts," ucap Bambang Usadi.

Ia menambahkan sebagai seorang profesional, seharusnya Robert Rene Alberts menunjukkan kapasitas serta mentalitas yang menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, ia harus berpikir ilmiah berbasis dengan fakta dan realita.

"Olahraga, terutama dunia sepak bola profesional telah mengajarkan kita bagaimana bersikap bersadarkan bukti konkrit. Sebagaimana permainan sepak bola yang menerapkan sanksi atau bukti konkrit, bukan mengada-ngada, rumor dan desas-desus,"

Baca Juga

Pelatih Persib Robert Rene Alberts Tidak Terkejut Liga 1 Ditunda hingga Awal 2021

"Ada dua hal yang perlu disoroti, pertama tentang Robert itu menuduh pengurus PSSI. Dan tentang siapa yang dimaksud dalam komentar tersebut," jelas purnawirawan polisi berbintang dua tersebut. (Bolaskor)

#Persib #Robert René Alberts #PSSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
PSSI meraih rekor MURI setelah mencetak 3.000 pelatih baru, terdiri dari 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D dan 500 pelatih futsal.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
Olahraga
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Matthew Baker merupakan pemain berusia 17 tahun
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Olahraga
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Timnas Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara di ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Olahraga
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Penjualan hanya dibuka untuk tribun bawah Stadion Utama GBK. Total tiket yang dijual mencapai 35.000 lembar dengan harga termurah Rp 300 ribu.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Olahraga
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Dalam laga terakhir lawan Persijab, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Olahraga
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Konvoi akan dimulai dari kawasan Gedung Sate dan berakhir di Pendopo Kota Bandung.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Olahraga
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Persib Bandung melarang Bobotoh menyalakan flare dan petasan saat laga pamungkas BRI Super League 2025/2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Olahraga
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
perjuangan skuad Maung Bandung belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
Olahraga
Persib Bandung Libas PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Hasil ini membuat Persib tetap kukuh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Persib Bandung Libas  PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Olahraga
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Klasemen BRI Super League 2025/26 usai Persib membungkam Persija makin ketat. Kini, Maung Bandung makin dekat dengan juara BRI Super League.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Bagikan