MerahPutih.com - Sekuel The Devil Wears Prada akhirnya tayang di layar lebar setelah lebih dari satu dekade. Film ini menghadirkan kembali interaksi ikonik antara Miranda Priestly (Meryl Streep) dan Andrea Sachs (Anne Hathaway) dengan nuansa baru yang lebih segar.
Jika di film pertama Miranda dikenal sebagai sosok kaku, arogan, dan kejam, kini dia tampil lebih luwes dan persuasif.
Perubahan karakter ini disebut sebagai permintaan langsung dari Meryl Streep, yang sempat enggan kembali jika Miranda digambarkan dingin seperti sebelumnya.
Baca juga:
Teka-teki Karakter Nate Hilang di Sekuel The Devil Wears Prada Akhirnya Terjawab
Satir dan Dinamika Baru
Meryl Streep mengakui pengalaman syuting film pertama membuatnya sempat mengalami tekanan emosional akibat metode method acting. Karena itu, dia meminta agar karakter Miranda di sekuel digambarkan lebih manusiawi.
Film ini tetap mempertahankan ketegangan khas Miranda, tetapi dibalut dengan momen satir dan kelucuan ringan yang tak terduga. Dinamika antara Miranda dan Andrea menghadirkan warna baru yang segar, sekaligus merepresentasikan ide bukan hanya tren fesyen yang berubah, tetapi juga karakter manusia.
Miranda bahkan mulai mendengarkan masukan Andrea, sesuatu yang dulu hampir mustahil terjadi. Kalimat ikonik “That’s all?” kini digantikan dengan pendekatan yang lebih terbuka.
Baca juga:
‘The Devil Wears Prada 2’ Terancam Boikot di China, Nama Karakternya Disebut Rasialis
Andrea Kembali ke Runway
Andrea direkrut kembali ke Runway untuk mengurus branding perusahaan yang tengah diterpa isu tak sedap. Dengan kecakapannya, dia berhasil membuat narasi tandingan yang meredam krisis dan membawa Runway menuju pencapaian besar: wawancara eksklusif dengan aktris Hollywood yang sangat tertutup. (tka)