MerahPutih.com - Komunitas Bike To Work menyarankan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat pembatas permanen di jalur sepeda Ibu Kota. Saat ini jalur sepeda di Jakarta hanya diberi pembatas jalan berupa traffic cone yang diikat tali.
Menurut Penasihat Bike to Work Toto Ame, membangun pembatas permanen itu untuk meminimalisir dan menghindarkan pesepeda dari pengendara yang ugal-ugalan.
Baca Juga
Tes Jalur Sepeda Velodrome-Balai Kota, Anies Akui Banyak Butuh Perbaikan
Bahkan, kata dia, pembatas permanen ini juga bisa menghambat pelanggar yang hendak menerobos jalur khusus sepeda
"Sebenarnya tergantung kondisi ya, jadi ada kondisi tertentu bisa dibuat seperti itu.(Jalur sepeda yang sekarang) ini benar-benar masih tetap bahaya karena harusnya itu bukan hanya cone tapi pembatas permanen enggak perlu setinggi busway tapi ada. jadi ya benar lebih aman juga," ucap Toto saat dihubungi wartawan, Minggu (29/9).
Kendati demikian, Toto menuturkan pihaknya tak mempersoalkan jika pembatasnya hanya dipasang marka jalan dan traffic cone. Pembatas permanen hanya berupa saran saja.
"Atau memang tak dimungkinkan ya seperti sekarang ini," jelasnya.
Baca Juga
5 Hal yang Harus Diperhatikan Pemprov DKI Ketika Buat Jalur Sepeda
Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Kepala (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku, bahwa tengah merancang jalur sepeda dengan pembatas permanen sehinga nantinya jalur-jalur sepeda itu menyerupai jalur Transjakarta.
"Akan kami permanenkan seperti jalur busway," ujarnya.
Namun sambung Syafrin, pemasang sparotor tak dilakukan disepanjang 63 kilometer (Km) jalur sepeda yang dibangun di 17 ruas jalan ini.
Baca Juga
"Pengaman akan kita pasang di sepanjang jalur sepeda di ruas jalan yang sudah kami tetapkan," tutup. (Asp)