MerahPutih.com - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan Galaxy S26 FE sebagai pelengkap lini Galaxy S26. Indikasi keberadaan ponsel tersebut semakin kuat setelah perangkat itu muncul dalam daftar basis data milik Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat.
Pengajuan Samsung ke FCC juga mengungkap adanya kombinasi teknologi Samsung dan Qualcomm pada Galaxy S26 FE. Temuan ini menjadi salah satu detail menarik dari perangkat yang sebelumnya telah ramai diperbincangkan.
Mengutip Android Authority, Kamis (6/8) waktu setempat, dokumen FCC menunjukkan Galaxy S26 FE menggunakan teknologi S.LSI (Samsung LSI) serta Qualcomm FastConnect untuk transmisi RF.
Galaxy S26 FE Diduga Padukan Teknologi Samsung dan Qualcomm
Penelusuran lebih lanjut terhadap dokumen tersebut menunjukkan bahwa teknologi S.LSI digunakan untuk fungsi seluler atau WWAN. Sementara itu, Qualcomm FastConnect digunakan untuk fungsi WLAN, termasuk konektivitas Wi-Fi.
FastConnect sendiri merupakan rangkaian teknologi jaringan nirkabel lokal milik Qualcomm, bukan nama modem atau chipset tertentu.
Perangkat yang menggunakan modem Qualcomm biasanya mencantumkan fungsi Smart Transmit dalam dokumen FCC. Namun, tidak ditemukan referensi Smart Transmit dalam pengajuan Galaxy S26 FE tersebut.
Temuan itu mengarah pada dugaan bahwa Galaxy S26 FE akan menggunakan modem dan chipset Exynos, tetapi tetap mengandalkan Qualcomm untuk teknologi jaringan lokal.
Konfigurasi tersebut berbeda dari Galaxy S25 FE. Pada pengajuan ke FCC untuk generasi sebelumnya, perangkat tersebut hanya mencantumkan teknologi transmisi Samsung.
Baca juga:
Samsung Ungkap Penyebab Bercak Merah di Layar Galaxy S26 Ultra, Pastikan Bisa Diperbaiki Gratis
Penggunaan teknologi Qualcomm FastConnect pada Galaxy S26 FE membuka sejumlah kemungkinan mengenai strategi Samsung dalam merancang perangkat tersebut.
Ada kemungkinan teknologi tersebut dipilih karena pertimbangan biaya, ukuran komponen, maupun efisiensi dibandingkan solusi jaringan lokal buatan Samsung.
Namun, alasan sebenarnya Samsung menggunakan kombinasi teknologi tersebut belum diketahui.
Temuan ini juga memunculkan kemungkinan bahwa konsumen di Amerika Serikat tidak akan mendapatkan Galaxy S26 FE dengan chipset Snapdragon seperti yang digunakan pada sejumlah generasi sebelumnya.
Galaxy S26 FE Dukung Pengisian 45W
Selain informasi mengenai teknologi konektivitas, dokumen FCC juga mengungkap sejumlah fitur lain pada Galaxy S26 FE.
Ponsel tersebut disebut mendukung pengisian daya 45W. Informasi ini sejalan dengan pengajuan generasi sebelumnya yang menunjukkan bahwa model FE menawarkan kemampuan pengisian daya lebih cepat dibandingkan model lain dalam seri tersebut.
Galaxy S26 FE juga disebut memiliki fitur reverse charging nirkabel, NFC, Wi-Fi 6, serta dukungan satelit tambahan yang mirip dengan fungsionalitas direct-to-cell.
Baca juga:
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Telefoto 3x Hilang, Galaxy S27 Pro Dapat Sensor 200MP
Kamera Galaxy S26 FE dan Dugaan Chipset Exynos 2500
Kemunculan Galaxy S26 FE di basis data FCC menambah informasi yang sebelumnya telah beredar mengenai perangkat tersebut.
Salah satu kabar terbaru berkaitan dengan sektor kamera. Galaxy S26 FE disebut akan menggunakan sensor utama 50 MP Samsung ISOCELL S5KGN3 dan kamera telefoto 8 MP di bagian belakang.
Ponsel ini juga diyakini hanya akan tersedia dengan satu pilihan prosesor, yakni Exynos 2500 yang dikembangkan Samsung sendiri. (*)

