Sampai di Italia, Jokowi Langsung Hadapi Agenda Padat Bidang Ekonomi-Kesehatan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 30 Oktober 2021
Sampai di Italia, Jokowi Langsung Hadapi Agenda Padat Bidang Ekonomi-Kesehatan

Presiden RI Joko Widodo saat tiba di Bandara Fiumicino, Roma, Italia, Jumat (29/10). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo sudah tiba di kota Roma, Italia pada Jumat (29/10) sore, sekitar pukul 17.25 waktu setempat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menjelaskan, jadwal padat langsung menanti Jokowi pada Sabtu (30/10).

Menlu memaparkan, hari ini Jokowi diagendakan menghadiri sesi ekonomi dan kesehatan global dalam KTT G20 di Roma, Italia dan dilanjutkan dengan sejumlah pertemuan bilateral.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Tiba di Italia

"Presiden akan melakukan kegiatan yang sangat padat. Antara lain menghadiri sesi mengenai ekonomi global dan kesehatan global," terang Retno di kota Roma, dalam siaran persnya, Sabtu (30/10).

Jokowi juga akan menghadiri kegiatan tambahan mengenai dukungan usaha kecil dan menengah dan bisnis milik perempuan dan secara khusus diminta untuk menjadi pembicara.

"Presiden juga akan menghadiri acara budaya dan jamuan makan malam yang akan dituanrumahi Perdana Menteri Italia," tutur Retno.

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers sebelum kunjungan luar negeri ke Italia, Inggris Raya, dan Uni Emirat Arab, dari Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/10/2021). ANTARA/Indra Arief
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers sebelum kunjungan luar negeri ke Italia, Inggris Raya, dan Uni Emirat Arab, dari Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (29/10/2021). ANTARA/Indra Arief

Tak berhenti di situ, pada Sabtu ini Jokowi juga akan melakukan pertemuan bilateral. Sedikitnya, enam pemimpin seperti, dari Australia, Perancis, India, Turki, Italia, dan Bank Dunia.

Untuk sejumlah agenda bilateral dengan sejumlah negara masih sangat dinamis dan agenda bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan jadwal Presiden Jokowi dan para pemimpin.

"Kemungkinan masih akan terjadi beberapa perubahan di pertemuan bilateral karena masih ada beberapa permintaan," ucapnya.

Baca Juga:

Presiden Jokowi Serukan Vaksinasi Merata di Penjuru Dunia

"Dan kita sekarang sedang terus mencoba untuk mencocokkan jadwal, baik jadwal Bapak Presiden maupun jadwal pemimpin lainnya," tuturnya.

Sedangkan, pada level menteri, Menlu Retno mengatakan pada Jumat lalu telah melakukan tiga pertemuan bilateral dengan Menlu Meksiko, Menlu India, dan Menlu Tiongkok. (Knu)

Baca Juga:

Jenderal Andika Ikut Lepas Jokowi ke Roma, Sinyal Gantikan Marsekal Hadi?

#Presiden Jokowi #Italia #Retno Marsudi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Prediksi Turki vs Italia di UEFA Nations League 29 September 2026 pukul 01.45 WIB. Simak kondisi tim, susunan pemain, dan prediksi skor.
ImanK - Minggu, 27 September 2026
Prediksi Turki vs Italia: Misi Bangkit Setelah Kalah di Laga Pembuka
Olahraga
Era Baru Italia di Bawah Roberto Mancini: Taktik dan Formasi Fleksibel
Roberto Mancini belum menentukan formasi utama yang akan digunakan timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Era Baru Italia di Bawah Roberto Mancini: Taktik dan Formasi Fleksibel
Dunia
Italia Akan Larang Penggunaan Burka atau Hijab di Lingkungan Sekolah dan Wajibkan Siswa Asing Berhasa Italia
Orang tua dari siswa asing yang kesulitan beradaptasi dengan sistem sekolah akan diwajibkan untuk mempelajari bahasa Italia
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Italia Akan Larang Penggunaan Burka atau Hijab di Lingkungan Sekolah dan Wajibkan Siswa Asing Berhasa Italia
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Olahraga
Butuh Tantangan Baru, Francesco Totti Berpaling dari Sepak Bola ke Basket
Legenda sepak bola Italia, Francesco Totti, resmi mengambil langkah mengejutkan dengan bergabung ke dunia basket.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Butuh Tantangan Baru, Francesco Totti Berpaling dari Sepak Bola ke Basket
Indonesia
Jejak Pertempuran Kapal Induk KRI Gajah Mada di Bawah Militer Italia Sejak 1985
Kapal induk Italia Giuseppe Garibaldi berganti nama KRI Gajah Mada. Sejak 1985, terlibat operasi militer di Kosovo, Somalia, dan Afganistan.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Jejak Pertempuran Kapal Induk KRI Gajah Mada di Bawah Militer Italia Sejak 1985
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Olahraga
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Langkah Federasi Sepak Bola Italia mendekati Pep Guardiola menjadi bagian dari upaya mendatangkan sosok berkualitas demi meningkatkan prestasi tim nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
Pep Guardiola Resmi Tolak Kursi Pelatih Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terkuat
Dunia
Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas
Status peringatan merah (tingkat tiga) itu menandakan darurat gelombang panas dengan panas berkepanjangan dan risiko tinggi terhadap kesehatan, bahkan bagi warga berusia muda yang sehat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Italia Tetapkan Status Bahaya Tertinggi Gelombang Panas
Bagikan