Salut, Pasukan Oranye DKI Jualan Topi Sumbang Korban Gempa Tsunami Sulteng

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 19 Oktober 2018
Salut, Pasukan Oranye DKI Jualan Topi Sumbang Korban Gempa Tsunami Sulteng

PPSU alias Pasukan Oranye. (ANT)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jajaran Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) alias Pasukan oranye menyerahkan sumbangan hasil penggalangan dana Rp 26.143.000 ke Pemprov DKI Jakarta untuk para korban bencana alam gempa dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, di Sulawesi Tengah.

Diketahui, PPSU DKI Jakarta atau Jakarta Elite Squad melakukan penggalangan dana dengan menjual pin, topi, dan baju.

Mereka menjual aneka merchandise tersebut dalam kurun waktu satu minggu, dari tanggal 3 Oktober sampai dengan 10 Oktober 2018. Aneka merchandise ini dijual ke sesama rekan PPSU dan warga umum lainnya di Jakarta.

PPSU
Perwakilan PPSU alias Pasukan Oranye foto bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapreasi kepeduli pasukan orange saat menerima 21 perwakilan mereka.

"Mereka mengumpulkan dana untuk masyarakat (korban bencana) di Sulawesi Tengah. Alhamdulillah, terima kasih. InsyaAllah ini menjadi amal ibadah," kata Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/10).

Perwakilan PPSU, Novita menceritakan proses pengggalangan dana bantuan untuk korban bencana di Sulteng diawali dengan cara mengumpulkan dana terlebih dulu untuk membuat pin, topi dan baju, dari rekan-rekan PPSU yang tergabung dalam Jakarta Elite Squad di lima wilayah.

Novita menambahkan ada beberapa wilayah maupun PPSU lain yang membuat stiker, ada pula donatur, dan semua berpartisipasi untuk membantu korban bencana Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Sebuah rumah hancur akibat gempa Palu. Foto: @Sutopo_PN

“Sesudah membuat pin, topi, dan baju, kami serahkan per wilayah. Pin itu seharga 5.000 rupiah, tapi kami tidak menetapkan 5.000 rupiah juga, ada yang (membeli) lebih menyumbangnya, ada yang 100.000 rupiah. Kami intinya ini (semua) untuk (korban) di Palu (Sigi, Donggala)," jelasnya.

Menurut Novita, mereka berjualan perlengkapan PPSU itu di luar jam kerja. "Kami melakukan ini atas dasar kemanusiaan dan atas nama bangsa Indonesia, kami merasa terketuk hatinya," tandas dia. (Asp)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan