Sajama Cut Buka Materi Terbaru 'Homili/Menatap Wajah Tuhan' Menuju Album Terbaru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 25 April 2025
Sajama Cut Buka Materi Terbaru 'Homili/Menatap Wajah Tuhan' Menuju Album Terbaru

Sajama Cut lepas single terbaru. (foto: dok/Sajama Cut)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah jeda selama lima tahun sejak perilisan album terakhir mereka yang berjudul Godsigma, band alternatif asal Indonesia, Sajama Cut, akhirnya kembali menyapa para penggemar dengan karya baru.

Pada 25 April 2025, mereka secara resmi meluncurkan single terbarunya yang berjudul Homili/Menatap Wajah Tuhan dalam format digital.

Dalam rilisan terbarunya ini, Sajama Cut menawarkan warna musik yang sedikit berbeda dibandingkan karya-karya sebelumnya. Homili/Menatap Wajah Tuhan mengusung komposisi musik yang memadukan nuansa melodi yang melankolis dengan sentuhan rock antemik yang megah.

Lirik-liriknya masih menampilkan ciri khas Sajama Cut yang puitis, namun kali ini dibawakan dengan emosi yang lebih terbuka dan mudah diresapi oleh pendengarnya.

Baca juga:

Album Tribute to Sajama Cut Dirilis Daring via Spotify

View this post on Instagram

A post shared by Sajama Cut (@sajama_cut)

Marchel Thee, vokalis dan motor utama Sajama Cut, menjelaskan bahwa lagu ini merupakan salah satu dari rangkaian karya bertema spiritualitas sekuler yang akan hadir di album mendatang.

Ia menyebut lagu ini sebagai bentuk 'doa dan pujian sekuler' yang merefleksikan sisi religius namun tidak terikat oleh bentuk-bentuk ibadah formal.

Secara tematik, lagu ini menggambarkan kegelisahan batin dalam menghadapi tekanan kehidupan modern yang kerap menuntut ambisi dan kesuksesan secara terus-menerus. Di tengah kultur yang mengagungkan pencapaian, lagu ini justru mengajak pendengarnya untuk kembali mencari makna kebahagiaan sejati dalam kesederhanaan hidup.

Baca juga:

Sajama Cut Rilis Video Musik 'Less Afraid' untuk Ulang Tahun Ke-20

Lagu ini diawali dengan barisan lirik yang kuat dan menggugah: “Neraka yang kau takuti/bersemi dalam hati/menuntun, merayakan dirinya.” Melalui lirik ini, Sajama Cut secara gamblang menampilkan realita emosional yang kerap dirasakan banyak orang — perasaan terperangkap dalam kekacauan pikiran dan tekanan batin yang datang dari dalam diri sendiri.

Marchel menambahkan bahwa setiap lagu yang diciptakan Sajama Cut adalah hasil dari pengalaman pribadi yang dikemas sebagai bentuk harapan dan proses penyembuhan diri. “Semua lagu baru ini bukan cuma tentang apa yang gue rasain, tapi juga untuk jadi ruang berbagi bagi siapa pun yang mendengarkan musik Sajama Cut,” tuturnya. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
Kita Cari Waktu Lain dari Biru Baru mengisahkan dua individu yang sama-sama menghadapi persoalan hidup dan memilih menunda percakapan hingga waktu yang dirasa lebih tepat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Biru Baru Hadirkan 'Kita Cari Waktu Lain', Kisah Dua Orang yang Memilih Menunda Percakapan
ShowBiz
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
Penampilan lagu Kita Berdua Jadian oleh Jessi dan manajer JKT48, Aiz, menjadi salah satu momen paling berkesan di Request Hour JKT48 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Request Hour JKT48 2026: 'Kita Berdua Jadian' Kembali Tampil, Hadirkan Momen Penuh Nostalgia
ShowBiz
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
Yura Yunita meluncurkan serial live performance Main ke Rumah di YouTube. Perunggu menjadi tamu perdana dengan membawakan versi intim lagu Mau Jadi Apa?.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Yura Yunita Undang Perunggu ke Rumah, Bikin Lagu 'Mau Jadi Apa?' Terasa Berbeda
ShowBiz
Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Rayakan Musik dan Budaya Indonesia Timur di Jakarta
Pesta Timuran Jaksel siap menjadi perayaan terbesar musik dan budaya Indonesia Timur di Jakarta. Suguhkan special show hingga kuliner khas Timur Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Pesta Timuran Jaksel 2026 Siap Rayakan Musik dan Budaya Indonesia Timur di Jakarta
ShowBiz
"White Keys" Dominic Fike Hadirkan Perpaduan Melodi Emosional dengan Sentuhan Musik Santai Berkarakter, Simak Liriknya
Lagu “White Keys” merupakan salah satu karya yang dipopulerkan oleh musisi sekaligus aktor asal Amerika Serikat, Dominic Fike.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
ShowBiz
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
Joan Wasser telah dikenal sebagai musisi, produser, sekaligus kolaborator yang memiliki pengaruh besar di dunia musik.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
20 Tahun Setelah Debut, Joan As Police Woman Hidupkan Kembali Album 'Real Life'
ShowBiz
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Project Pop baru saja merilis lagu Selamat Birthday di hari jadinya ke-30. Berikut adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik Lagu 'Selamat Birthday' dari Project Pop, Kado Spesial untuk 30 Tahun Berkarya
Fun
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
Fajar Noor hadirkan album Cycle of Love yang merangkum fase percintaan: jatuh cinta, konflik, kehilangan, hingga rasa menggantung. Berkolaborasi dengan Arsy Widianto dan Iqbal Siregar.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
“Cycle of Love” Album Baru Fajar Noor, Cerminan Siklus Kisah Cinta Anak Manusia
ShowBiz
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
Lagu 'Work from Home' milik Fifth Harmony kembali ramai diperbincangkan di berbagai platform digital. Simak makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Lirik dan Makna ‘Work from Home’, Lagu Fifth Harmony yang Kembali Viral Setelah Satu Dekade
ShowBiz
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
Ruth Sahanaya kembali dengan single terbaru 'Pelangi'. Mengusung nuansa city pop dan sentuhan musik pop era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Ruth Sahanaya Rilis 'Pelangi', Kisahkan Perjalanan Cinta dalam Balutan City Pop
Bagikan