Safari Politik Prabowo di Jatim Bicarakan Swasembada Pangan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Mei 2022
Safari Politik Prabowo di Jatim Bicarakan Swasembada Pangan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) usai menerima kunjungan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa (3/5/2022). (ANTARA/HO-Gerindra Jatim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terus melanjutkan safari politiknya di Hari Raya Idul Fitri. Setelah bertemu Presiden Joko Widodo, Ketua Umum PDI Perjuangan, Prabowo melakukan safari politik di Jawa Timur.

Prabowo bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Selasa (3/5) malam. Disana, Prabowo membahas mengenai swasembada pangan dan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga:

Kunjungi Ulama Jawa Timur, Prabowo Didoakan Jadi Presiden di 2024

Prabowo mengaku, banyak belajar bagaimana hal-hal penting dalam mewujudkan swasembada pangan dan ekonomi kerakyatan.

"Alhamdulillah saya lebih banyak belajar, lebih banyak menceritakan cara-cara beliau mendorong ekonomi kerakyatan, pertanian, dan swasembada pangan," jelas Prabowo dalam keteranganya yang dikutip, Rabu (4/5).

Khofifah menjelaskan, soal produk pertanian di Jawa Timur yang mampu menyuplai kebutuhan pangan wilayah Indonesia Timur.

"Bu Khofifah menyampaikan kepada Pak Prabowo tentang produk-produk pertanian dan buah-buahan yang mampu menggerakkan perekonomian sepuluh kabupaten di Jawa Timur," kata Sekretaris Jendral Gerindra Ahmad Muzani.

Muzani mengungkap hal menarik dalam kesempatan itu, yaitu salah satu makanan yang disediakan adalah nanas. Buah ini merupakan unggulan Jawa Timur yang ditanam di tanah lereng Gunung Kelud.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menunjukkan berbagai macam hasil pertanian kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/5/2022) malam. ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menunjukkan berbagai macam hasil pertanian kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/5/2022) malam. ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim

"Nanas ini ditanam dari lereng Gunung Kelud. Salah satu bibit unggulan yang benihnya ditemukan dari kampus IPB," jelas Muzani.

Prabowo pun memberi dua buku ciptaannya berjudul Paradoks Indonesia dan Kepemimpinan Militer yang sudah dia tandatangani. Khofifah juga memberikan buku kepada Prabowo yang menceritakan tentang perjalan serta kerja-kerja Khofifah selama menjabat Gubernur Jawa Timur

Prabowo juga menemui sejumlah ulama di Jawa Timur. Di Surabaya, Menteri Pertahanan (Menhan) itu sempat bersilaturahmi dengan Kiai Miftachul Akhyar. (Knu)

Baca Juga:

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Beberapa Tokoh di Jatim, Ini Kata Sekjen Gerindra

#Pemilu #Pilpres #Safari Kebangsaan #Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 33 menit lalu
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
“Saya sudah dipesan saya tidak boleh joget. Jadi, pakar-pakar itu, mereka merasa tidak pantas pemimpin Indonesia joget. Gimana? Rakyat kita suka joget kok,” kata Prabowo
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Prabowo Sebut Pakar Pesan Pemimpin Tidak Boleh Joget, Rakyat Kita Suka Joget
Indonesia
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Zulhas mengatakan kebersamaan tersebut bukan semata-mata didasarkan pada kalkulasi politik atau keinginan untuk berada dalam pemerintahan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
PAN Tegaskan Bakal Terus Bersama Prabowo Subianto
Indonesia
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Pengakuan itu harus menjadi motivasi bagi partai politik lainnya untuk melahirkan kader yang bisa bekerja untuk rakyatnya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Dipuji Prabowo Sebagai Gubernur Terbaik Walau Beda Partai, Pramono: Biar Publik Menilai
Bagikan