MerahPutih.com - Persijap Jepara fokus menunjukkan karakter tim saat dijamu Persib Bandung pada laga pamungkas Super League atau pekan 34. Laga tandang bagi Persijap akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Laga ini menjadi partai yang menentukan dalam perebutan gelar juara, yang melibatkan Persib dan Borneo FC.
Jika menang, Persijap bisa menggagalkan Persib merengkuh gelar. Terlebih jika di laga lain, Borneo FC berhasil mengalahkan Malut United.
Kami tahu pertandingan ini sangat penting bagi perebutan gelar juara. Tapi fokus kami tetap sama, yaitu bermain dengan disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik. Persijap datang tanpa tekanan, namun dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif.
ujar pelatih Persijap, Mario Lemos di laman I.League.
Persijap memasuki pertandingan dengan catatan positif. Setelah menang di markas Persita Tangerang 3-0, mereka menahan kandidat juara Borneo FC 0-0 di kandang.
Baca juga:
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
Persijap perlahan berkembang menjadi tim underdog yang cukup disegani. Dalam beberapa pekan terakhir, performa mereka terus meningkat dan mulai merepotkan tim-tim papan atas.
Fakta ini menunjukkan bahwa mental bertanding Persijap juga patut mendapat perhatian. Bermodalkan kerja keras, disiplin permainan, dan dukungan penuh publik Jepara, mereka mampu tampil percaya diri menghadapi klub-klub dengan materi pemain yang lebih mewah, hingga mampu bertahan dengan perolehan 35 poin dan berada di peringkat ke-13.
Saat menghadapi Borneo FC, organisasi permainan mereka berjalan sangat rapi. Tekanan bertubi-tubi dari tim tamu mampu dipatahkan dengan disiplin tinggi, ditambah penampilan gemilang Muhammad Ardiansyah di bawah mistar.
Di sisi lain, Persijap juga memiliki ancaman berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Kehadiran Carlos Franca dan Sudi Abdallah memberi warna berbeda dalam permainan menyerang Laskar Kalinyamat.