Rupiah Tembus Rp 17.734 per Dolar AS, Pramono Beri Respons Santai

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.734 per Dolar AS, Pramono Beri Respons Santai

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat mengeluhkan nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp 17.734 per dollar Amerika.

Merosotnya nilai rupiah akan berimbas pada kenaikan bahan pangan di tingkat nasional.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal lemahnya nilai tukar rupiah pada dolar bakal berimbas melonjaknya harga pangan. Pramono pun menanggapinya dengan candaan.

Saat ini, kebetulan dirinya tidak membawa uang dolar di dompetnya. Ia pun tidak menanggapinya dengan lanjut.

"Sedangkan untuk urusan dolar, hari ini saya enggak punya dolar, enggak bawa dolar. Saya enggak bawa dolar," kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (19/5).

Baca juga:

Rupiah Makin Lemah, Biaya Produksi Makin Bengkak

Menkeu Purbaya Minta Masyarakat tak Panik Hadapi Nilai Rupiah Melemah

Sementara itu, Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, meminta masyarakat untuk tidak panik menghadapi lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Jadi jangan khawatir," kata Menteri Purbaya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (18/5).

Menurut Purbaya, kondisi fundamental ekonomi nasional saat ini dinilai masih berada dalam posisi yang kuat. Ia pun akan terus menggenjot penguatan ekonomi nasional.

"Kita betul-betul memperbaiki ekonomi dan sudah kelihatan di triwulan keempat dan triwulan pertama tahun ini kita sudah tumbuh semakin cepat dan kita akan jaga terus supaya lebih cepat lagi," ucapnya.

Ia menilai, tekanan terhadap mata uang domestik diproyeksikan hanya bersifat sementara dan akan segera mereda dalam waktu dekat.

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp 17.717 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Panik

Pemerintah Mulai Intervensi Pasar Obligasi

Pemerintah kini mulai mengintervensi pasar obligasi melalui skema dana stabilisasi obligasi atau bond stabilization fund (BSF) seiring masuknya kembali investor asing.

"Saya pikir pertengahan minggu ini juga sudah mulai berkurang. Pemerintah sudah masuk ke bond market sedikit demi sedikit, asing juga mulai masuk, sehingga tekanan di bond mestinya berkurang. Biasanya kalau tekanan di bond berkurang, sentimen negatif juga berkurang ke nilai tukar," tuturnya.

Ia juga membantah tudingan sejumlah mengenai adanya masalah pada kondisi fiskal negara. Ia memastikan, bahwa postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) masih sehat dan berencana menggelar jumpa pers untuk memaparkan data tersebut.

"Fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus. APBN kita yang sebagian majalah ekonomi bilang berantakan. Nggak, kita bagus sekali. Dan mereka gak ngerti apa yang kita kerjakan," tegasnya. (Asp)

#Dolar AS #Rupiah Melemah #Purbaya Yudhi Sadewa #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Bank Jakarta dan PAM Jaya bakal IPO. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, Pemprov tetap memegang saham mayoritas.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
Bank Jakarta dan PAM Jaya Bakal IPO, Pramono Tegaskan DKI Tetap Pemegang Saham Mayoritas
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Indonesia
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Pemprov DKI akan menata kawasan kumuh di Kampung Bali, Kebon Melati, dan Kebon Kacang, Tanah Abang. Pramono memastikan warga tidak digusur.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Pramono Anung Putuskan Tata Kawasan Kumuh Tanah Abang, 3 Wilayah Jadi Sasaran
Bagikan