Ruben Amorim Jadi Pelatih Terburuk Manchester United di Era Premier League, ini Sederet Rekornya

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Ruben Amorim Jadi Pelatih Terburuk Manchester United di Era Premier League, ini Sederet Rekornya

Ruben Amorim jadi pelatih terburuk Manchester United di era Premier League. (X/@ManUtd)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ruben Amorim resmi dinobatkan sebagai manajer Manchester United terburuk di era Premier League.

Pelatih asal Portugal itu dipecat oleh manajemen klub setelah pernyataan kontroversialnya pada Minggu (4/1) lalu.

Amorim mengklaimm bahwa ia diperlakukan sebagai pelatih kepala dan bukan sebagai manajer, yakni peran yang menurutnya seharusnya ia emban.

Ia juga melontarkan sindiran terselubung kepada Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, setelah gagal mendapatkan pemain sayap Bournemouth, Antoine Semenyo.

Lalu, ada pula beberapa perselisihan di balik layar, sementara klub tidak senang dengan kritiknya terhadap para pemain.

Akibat hal itu, Amorim dipecat dan menjadi manajer ketujuh yang diberhentikan sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson.

Baca juga:

Manchester United Minta Oliver Glasner Gantikan Ruben Amorim, Harus Siap Pakai Formasi 3 Bek

Ruben Amorim Hanya Raih Persentase Kemenangan 31,9 Persen di Manchester United

Ruben Amorim cuma raih persentase 31,9 persen di Manchester United
Ruben Amorim cuma raih persentase 31,9 persen di Manchester United. Foto: Dok. Manchester United

Ia adalah manajer kedelapan yang memimpin Setan Merah sejak Premier League dimulai pada musim 1992/93. Amorim juga memimpin 47 pertandingan liga, yang hanya memenangkan 15 dan membuatnya memiliki persentase kemenangan hanya 31,9 persen.

Pelatih 40 tahun itu juga kalah lebih banyak daripada menang, karena MU dikalahkan 19 kali selama masa jabatannya.

Salah satu kekalahan tersebut menjadi yang cukup besar dari Tottenham di final Liga Europa musim lalu.

Kekalahan tersebut membuat klub kehilangan kesempatan untuk bermain di Liga Champions musim ini.

Statistik tersebut menjadi yang terburuk dari semua manajer MU di era Premier League. Rekornya bahkan jauh lebih buruk dibanding Ralf Rangnick, yang masih berhasil memenangkan 10 dari 24 pertandingan.

Baca juga:

Juventus Serius Mau Pulangkan Federico Chiesa, Liverpool Masih Pikir-pikir Dulu

Pendahulu Amorim, Erik ten Hag, berhasil memenangkan setengah dari 85 pertandingannya, meskipun menghadapi kritik yang cukup besar.

Sejak Sir Alex pensiun pada 2013, belum ada manajer yang mendekati persentase kemenangan impresifnya, yakni sebesar 65,2%.

Kemudian, Jose Mourinho menjadi pelatih paling produktif di Old Trafford sejak era Sir Alex, dengan memenangkan 53,8 persen dari 93 pertandingan.

Amorim juga menjadi manajer ketiga sejak Sir Alex yang mencapai 50 pertandingan sebagai pelatih, bersama Rangnick dan David Moyes.

Sementara di semua kompetisi, Amorim memenangkan 24 dari 63 pertandingan, sehingga persentase kemenangannya secara keseluruhan adalah 38,1 persen.

Baca juga:

Pemain Manchester United tak Senang Ruben Amorim Dipecat, Cuma Bisa Ucapkan Terima Kasih

Frank O’Farrell adalah manajer terakhir Setan Merah yang memiliki rekor lebih buruk, yaitu 37,04 persen. Lalu, ia dipecat pada 1972.

Hanya lima manajer dalam sejarah klub di kasta tertinggi yang memiliki rasio kemenangan lebih rendah daripada Amorim.

Mereka adalah Alfred Hubert Albut, Scott Duncan, Walter Crickmer, Wilf McGuinness, Herbert Bamlett, dan Jack Robson.

Manchester United Paling Banyak Kebobolan di Era Ruben Amorim

Link
Manchester United paling banyak kebobolan di era Ruben Amorim. Foto: Instagram/manchesterunited

Di bawah kepemimpinan Amorim, MU kebobolan gol terbanyak keempat di Premier League.

Satu-satunya tim yang selalu hadir dan mencatatkan clean sheet lebih sedikit di liga daripada MU dalam periode yang sama adalah West Ham yang terancam degradasi.

Mantan manajer Tottenham dan Nottingham Forest, Ange Postecoglou, merupakan satu-satunya pelatih yang mengalami kekalahan lebih banyak daripada Amorim, yaitu 21 kekalahan.

Sejak ia diangkat, MU berada di peringkat ke-14 dari 17 tim yang selalu hadir di Premier League.

Mereka hanya mengumpulkan poin lebih banyak daripada West Ham, Tottenham, dan Wolves. Kemudian, enam poin lebih sedikit dari Nottingham Forest, Fulham, dan Bournemouth.

Sedangkan untuk rival abadinya, Manchester City, telah mengumpulkan 90 poin dan Arsenal telah mencapai 100 poin, yang menunjukkan jurang pemisah antara kedua tim. (sof)

#Ruben Amorim #Manchester United #Sepak Bola #Premier League
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Inter Milan Kejar Alessandro Romano, Jadi Kandidat Pengganti Hakan Calhanoglu?
Inter Milan mengejar Alessandro Romano. Ia bakal menggantikan Hakan Calhanoglu yang kontraknya habis Juni 2027.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Inter Milan Kejar Alessandro Romano, Jadi Kandidat Pengganti Hakan Calhanoglu?
Olahraga
Live Streaming Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026
Link live streaming Indonesia vs Bangladesh dimulai Kamis (1/10) pukul 19.30 WIB. Skuad Garuda berburu tiket final FIFA ASEAN Cup 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Live Streaming Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Eli Junior Kroupi Segera Comeback November 2026, Siap Jadi Rebutan Arsenal dan PSG
Eli Junior Kroupi segera kembali bermain November 2026. Arsenal dan PSG masih mengincar pemain Prancis tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Eli Junior Kroupi Segera Comeback November 2026, Siap Jadi Rebutan Arsenal dan PSG
Olahraga
Prediksi Yunani vs Belanda: Oranje Incar Puncak Klasemen Grup 2 UEFA Nations League 2026/27
Prediksi Yunani vs Belanda kemungkinan berjalan menarik. Keduanya sama-sama mendominasi klasemen Grup 2 Liga A UEFA Nations League 2026/27.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Yunani vs Belanda: Oranje Incar Puncak Klasemen Grup 2 UEFA Nations League 2026/27
Olahraga
Live Streaming Jepang vs Ekuador: Samurai Biru Bertekad Menang atas La Tri
Link live streaming Jepang vs Ekuador akan dimulai Kamis (1/10) pukul 17.10 WIB. Pertandingan ini diprediksi berjalan seru.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Live Streaming Jepang vs Ekuador: Samurai Biru Bertekad Menang atas La Tri
Olahraga
Era Lionel Messi Berakhir, Lautaro Martinez Jadi Calon Kapten Timnas Argentina
Lautaro Martinez kini menjadi kandidat kapten timnas Argentina. Hal itu diungkapkan pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Era Lionel Messi Berakhir, Lautaro Martinez Jadi Calon Kapten Timnas Argentina
Olahraga
Prediksi Denmark vs Portugal: Selecao Incar Kemenangan Ketiga di UEFA Nations League 2026/27
Prediksi Denmark vs Portugal akan menyajikan keseruan. Selecao bertekad menjaga tren kemenangan di UEFA Nations League 2026/27.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Denmark vs Portugal: Selecao Incar Kemenangan Ketiga di UEFA Nations League 2026/27
Olahraga
Manchester United Kembali Kejar Alejandro Balde, Barcelona Tetap Minta Rp 713 Miliar
Manchester United kembali mengejar Alejandro Balde. Namun, Barcelona masih meminta harga Rp 713 miliar untuk pemain 22 tahun tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Manchester United Kembali Kejar Alejandro Balde, Barcelona Tetap Minta Rp 713 Miliar
Olahraga
Endrick Sudah Frustasi di Real Madrid, AS Roma Siap Bergerak Januari 2027
Endrick ingin meninggalkan Real Madrid. Kini, AS Roma dilaporkan siap menampungnya pada Januari 2027.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Endrick Sudah Frustasi di Real Madrid, AS Roma Siap Bergerak Januari 2027
Olahraga
Prediksi Malaysia vs Singapura: Harimau Malaya Punya Modal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Malaysia vs Singapura bakal berjalan seru. Harimau Malaya ingin merebut tiket final FIFA ASEAN Cup 2026.
Soffi Amira - Kamis, 01 Oktober 2026
Prediksi Malaysia vs Singapura: Harimau Malaya Punya Modal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan