Merahputih.com - AC Milan mengawali Serie A 2026/2027 dengan hasil positif. Rossoneri berhasil meraih kemenangan pada laga pembuka.
Lebih dari sekadar tiga poin, kemenangan tersebut memperlihatkan tanda-tanda perubahan di bawah asuhan Ruben Amorim. Milan dinilai tampil lebih kompak dan mulai menunjukkan identitas permainan yang diinginkan sang pelatih.
Baca juga:
Ruben Amorim Targetkan Scudetto Bersama AC Milan, tapi Tak Tahu Kapan
Mantan pelatih Milan, Fabio Capello, turut memberikan analisisnya melalui kolom di La Gazzetta dello Sport.
Di AC Milan, kita sudah mulai melihat beberapa pengaruh dari Amorim, dimulai dengan babak pertama yang sangat intens,
ujar Capello.
"Rossoneri telah menunjukkan keinginan untuk menerapkan apa yang diminta pelatih mereka: sebuah rencana permainan, untuk pertandingan yang sesungguhnya sejak awal," kata Capello.
Milan Masih Belum Sempurna

Selebrasi AC Milan (x/acmilan)
Meski memuji perkembangan Milan, Capello mengingatkan bahwa skuad Amorim masih belum berada dalam kondisi ideal.
Secara keseluruhan, Rossoneri tidak bisa dianggap lengkap,
ujarnya.
Menurut Capello, kondisi tersebut terlihat dari absennya beberapa pemain penting. Christian Pulisic masih menjalani proses pemulihan, sementara Adrien Rabiot dan Luka Modric belum menjadi pilihan utama sejak awal pertandingan.
Baca juga:
Mengenal Alphadjo Cisse, Gelandang 19 Tahun yang Jadi Sensasi Baru AC Milan
Situasi berubah ketika pemain-pemain tersebut mulai terlibat. Kehadiran mereka membuat permainan Milan terlihat lebih hidup dan memberikan perbedaan di lapangan.
Begitu para pemain utama ini masuk, permainan Milan berubah, dan Rossoneri unggul,
tutur Capello.
Namun, Capello tetap memberikan catatan. Dalam laga melawan Torino, Milan sempat berada dalam tekanan pada pengujung pertandingan.
"Saya harus mengatakan bahwa dalam 15 menit terakhir, Torino memiliki empat peluang. Entahlah jika mereka mencetak gol lebih awal," kata Capello.
Baca juga:
AC Milan Siap Lepas Fikayo Tomori, Juventus Nekat Bersaing dengan Aston Villa