Romo Alfons: Gus Dur Orang yang Paling Pluralis
Salah satu pastur Gereja Katolik Santo Paulus, Romo Alfons Suhardi (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansyah)
MerahPutih Peristiwa - Bertepatan dengan hari wafatnya (haul) KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, salah satu pastur Gereja Katolik Santo Paulus, Romo Alfons Suhardi mengatakan Gus Dur merupakan salah satu orang yang paling bisa menerima perbedaan.
"Dialah satu-satunya orang yang paling pluralis dan sanggup menerima kehadiran orang lain yang berbeda keyakinan," ucap Romo Alfons Suhardi dengan rasa takzim usai memimpin jalannya Misa Natal di Gereja Katolik Santo Paulus, Depok, Sabtu (26/12).
Meski acara tersebut, tambah Romo Alfons, dilaksanakan di kediaman keluarga Gus Dur, di Warung Silah, Ciganjur, nuansa semangat perjuangan Gus Dur tetap dirasakan umat lain yang tidak berada di lokasi. "Beliau orang hebat. Semangat perjuangannya dapat dirasakan siapa pun orang yang cinta damai," tambahnya.
Selain Gus Dur, Romo Alfons juga sangat menyukai sikap pluralis yang dimiliki oleh Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Mereka itu, katanya, orang-orang yang selalu memperjuangkan nasib kaum minoritas.
"Orang-orang seperti mereka, patut dijadikan tauladan. Mereka selalu menjunjung tinggi ke-bhinneka-an Indonesia. Bersyukur Indonesia memiliki Gus Dur, Cak Nun, dan beberapa tokoh NU (Nahdlatul Ulama) lainnya," tutupnya. (Ard)
BACA JUGA:
Bagikan
Rendy Nugroho
Berita Terkait
Angkutan Kota di Bandung Tidak Beroperasi Saat Pergantian Tahun, Sopir Dapat Kompensasi
31 Rumah Sakit Umum Daerah Jakarta Diperintah Siaga Saat Pergantian Tahun
10.117.847 Orang Telah Bepergian Menggunakan Angkutan Umum Buat Liburan Nataru
Lirik Nama-Mu Kudus Tuhan, Sebuah Lagu Natal Menampilkan Perpaduan Kuat Dari Karakter Vokal Berbeda
Meriahkan Natal 2025 Ornamen Tematik Hiasi Trotoar Sudirman Jakarta
99,4 Persen Kapasitas Kereta Jarak Jauh Sudah Terbeli Penumpang Nataru
TMII Targetkan 430 Ribu Pengunjung, Beri Lapak Khusus Bagi UMKM
10 Kereta Jarak Jauh Paling Diminati Pemudik Nataru 2026
Lagu Legendaris Feliz Navidad Yang Dirilis 1970 Selalu Menemani Saat Perayaan Natal
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB