Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Roby Geisha, Industri Musik Tidak Mati Karena Pandemi COVID-19

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 18 Februari 2021
Roby Geisha, Industri Musik Tidak Mati Karena Pandemi COVID-19

Roby Geisha, banyak kreativitas lahir di masa pandemi..(Foto Antara/Geisha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GITARIS band Geisha, Roby Satria, meyakini bahwa industri musik tidak akan mati karena pandemi COVID-19.

"Kalau aku rasa, musik tidak akan pernah mati ya. Jadi pasti akan ada solusi, pasti akan ada cara bagaimana kita bisa eksis meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas," kata Roby.

Baca Juga:

Perdana, Rahmania Astrini Luncurkan Mini Album Berjudul 'Adolescent'

geisha
Industri musik menunjukan semangat kreatif. (Foto: instagram@geishaindonesia)

Dilansir dari Antara, Selasa (16/2), menurutnya, para musisi dan orang-orang yang bergelut di industri musik menunjukkan semangat kreativitasnya dengan berbagai adaptasi baru untuk bertahan di masa pandemi. Roby menceritakan bahwa, masa pandemi ini justru membuka peluang untuk para pencipta lagu dan komposer musik seperti dirinya dalam meraup pundi rupiah melalui berbagai layanan musik digital.

Meskipun pertunjukan secara langsung belum bisa dilakukan, namun keberadaan layanan musik digital menjadi peluang bagi para pelaku industri musik untuk memanfaatkannya. Begitu pula dengan para penikmat musik, di masa pandemi ini penikmat musik cenderung mendengarkan berbagai karya lagu melalui berbagai layanan musik digital yang ada.

"Setahun pandemi pasti industri musik akan lebih baik. Bagaimana caranya misalkan kita sebagai pencipta lagu atau komposer mendapatkan hak yang lebih banyak lagi karena lebih banyak yang streaming lagu kita," kata Roby.

Roby juga melihat pemanfaatan teknologi digital dalam industri musik seperti konser secara virtual juga akan tetap menjadi suatu kebiasaan meski pandemi COVID-19 sudah berakhir.

Baca Juga:

Rizky Febian Rilis Single 'Seperti Kisah'

geisha
Banyak pilihan menikmati musik. (Foto: instagram@geishaindonesia)

"Aku sih kepikiran gini mungkin setelah pandemi nanti, kita asumsikan pandemi sudah selesai. Kita berharap nanti penonton bisa dapat dua opsi untuk pemilihan tiket, pertama datang langsung ke venue atau menonton secara virtual," ujarnya.

Direktur Industri Musik, Seni Pertunjukan, dan Penerbitan Kemenparekraf, Amin Abdullah mengatakan bahwa, pandemi COVID-19 telah berdampak besar bagi para pelaku dalam industri musik, karena berbagai kesempatan untuk menggelar pertunjukan langsung berkurang. Dengan demikian, pihaknya mendorong musisi serta para pelaku dalam industri musik untuk memanfaatkan berbagai teknologi digital di masa pandemi.

Menurut Amin teknologi digital dapat dimanfaatkan oleh musisi untuk produksi musik dari rumah hingga mendistribusikannya melalui penyedia layanan musik digital atau media sosial tanpa perlu bertatap muka.

Kemenparekraf, juga tengah fokus dalam membangun sektor ekonomi digital di bidang industri hiburan, salah satunya dalam sektor musik dengan berfokus pada tiga hal utama, seperti produk kreatif yang unggul, transformasi digital, dan entrepreneurship dari para musisi.(kna)

Baca Juga:

RAN Hadirkan 'Orang Yang Paling Ku Benci' dengan Nuansa Baru

#Musik #COVID-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
PERAUKERTAS membuka fase baru perjalanan musiknya lewat "Joki Cinta". Mengusung nuansa Retrowave dengan sentuhan synth khas era 1980-an.
Ananda Dimas Prasetya - 34 menit lalu
PERAUKERTAS Rilis 'Joki Cinta', Usung Warna Retrowave Bernuansa Retro Modern
ShowBiz
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
Melalui lirik yang emosional, keduanya menggambarkan rasa canggung, penyesalan, dan kerinduan yang muncul ketika dua orang yang dulu sangat dekat kini tak lagi saling berkomunikasi.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
'We Don't Talk Anymore', Lagu Charlie Puth feat. Selena Gomez yang masih Populer
ShowBiz
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
Malika resmi debut sebagai solois lewat single 'Nanti Aku Cerita'. Lagu ini menjadi ungkapan kasih, penghormatan, dan terima kasih seorang anak kepada sang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
'Nanti Aku Cerita' Jadi Karya Perdana Malika, Kisahkan Kasih Anak kepada Ayah
ShowBiz
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
Young K DAY6 kembali sebagai solois lewat album kedua YOUNGEST. Lagu utama 'Shut the Door' mengangkat pengalaman pribadi yang dituangkan seperti catatan harian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Young K DAY6 Rilis Album 'YOUNGEST', Ungkap Kisah Pribadi Lewat Single 'Shut the Door'
ShowBiz
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
Mario G. Klau berkolaborasi dengan Juan Reza lewat single 'Baby Pelan Pelan'. Lagu ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari sebuah pertemuan pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Mario G. Klau dan Juan Reza Rilis 'Baby Pelan Pelan', Lagu tentang Cinta yang Tumbuh Perlahan
ShowBiz
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
No Na kembali lewat lagu terbaru 'honk!' yang menghadirkan musik ceria dengan bunyi klakson khas dan sentuhan budaya Indonesia melalui referensi 'Om Telolet Om'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Makna dan Keunikan Lagu 'honk!' Milik No Na, Padukan Bunyi Klakson dan Budaya Indonesia
ShowBiz
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
Simak makna lagu Terang Bulan karya Endah N Rhesa. Menghadirkan refleksi tentang harapan, ketenangan, dan kekuatan untuk bangkit melalui lirik yang puitis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Lirik Puitis 'Terang Bulan', Lagu Endah N Rhesa yang Sarat Makna tentang Harapan
ShowBiz
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
Party At Eden merilis album debut konseptual "REV[E/O]LUTION" pada 1 Agustus 2026. Album modern metal dan djent ini membawa narasi perjalanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Party At Eden Rilis Album Debut 'REV[E/O]LUTION', Bawa Konsep Distopia dan Pesan Spiritual
ShowBiz
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
Magnolia Celebration menghadirkan lagu 'Magnolia' dari album debut Fantasia. Lagu ini mengangkat kisah tentang seseorang yang sulit mengungkapkan perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Magnolia Celebration Ungkap Pergulatan Perasaan Lewat Lagu 'Magnolia'
ShowBiz
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Efek Rumah Kaca menghadirkan 'Matilah Kau Mati' sebagai soundtrack film 'Laut Bercerita'. Lagu ini berangkat dari puisi dalam novel Leila S. Chudori.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Efek Rumah Kaca Hadirkan 'Matilah Kau Mati' untuk Soundtrack Film 'Laut Bercerita'
Bagikan