Merahputih.com - Perubahan skema taktik AC Milan di bawah komando Ruben Amorim memicu perdebatan hangat internal klub mengenai posisi ideal penyerang sayap asal Portugal, Rafael Leao.
Bahkan, Legenda Rossoneri, Roberto Donadoni sampai-sampai harus memberikan pandangan tegas terkait kesesuaian skema 3-4-2-1 milik Ruben Amorim dengan gaya bermain bintang asal Portugal tersebut ketimbang sistem lama bentukan Massimiliano Allegri.
Baca juga:
AC Milan Krisis Pemain, Mike Maignan dan Adrien Rabiot Bikin Naik Pitam Ruben Amorim
Dalam wawancara khusus bersama media MilanNews, Donadoni menolak anggapan bahwa klub harus menyesuaikan skema permainan demi memanjakan satu pemain saja.
Pria yang mengoleksi berbagai gelar bergengsi sewaktu aktif bermain tersebut menekankan pentingnya fleksibilitas serta kerja keras setiap penggawa di dalam tim.
Jika kita di sini membahas apakah Milan perlu mengubah sistem mereka demi lebih cocok dengan Leao, maka kita sudah kalah sejak awal,
tegas Roberto Donadoni.
Pentingnya Adaptasi Fleksibilitas Pemain

Rafael Leao (AC Milan)
Donadoni membagikan pengalaman masa lalunya sewaktu membela panji AC Milan pada era kejayaan. Mantan penggawa tim nasional Italia tersebut menilai seorang pemain profesional wajib mengasah kemampuan bertanding di berbagai posisi guna membantu pencapaian tim.
"Saya pernah menjadi pemain Milan, ada pemain-pemain yang sangat bagus di posisi tertentu, sementara saya cenderung beradaptasi di posisi mana pun yang dibutuhkan, di kanan, kiri, tengah," ungkap Roberto Donadoni.
Pria kelahiran Judrio tersebut menambahkan bahwa jika ada orang yang lebih baik di posisi itu, setiap pemain akan kesulitan mendapat kesempatan jika.
"Jadi kamu harus bekerja keras dan berusaha membuat dirimu serba bisa mungkin, untuk membantu dirimu sendiri dan tim," jelas dia.
Rekam Jejak Mentereng Sang Legenda
Pernyataan Donadoni memiliki bobot sejarah kuat mengingat kontribusi besarnya bagi publik San Siro. Perjalanan kariernya berawal dari Atalanta sebelum akhirnya menjadi pilar inti generasi emas AC Milan pada dekade 1980-an hingga 1990-an.
Deretan data fakta serta pencapaian karier Roberto Donadoni mencakup poin penting berikut:
-
Koleksi Gelar Domestik AC Milan: Membawa klub meraih 6 gelar Scudetto Serie A Italia dan 3 Piala Super Italia.
-
Titel Bergengsi Eropa & Dunia: Mengoleksi 3 piala Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, serta 2 Piala Interkontinental.
-
Penampilan Bersama Timnas Italia: Mencatatkan 63 penampilan resmi serta menyumbangkan 5 gol bagi Gli Azzurri.
-
Prestasi di Piala Dunia: Meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 1990 serta posisi runner-up pada Piala Dunia 1994.
Baca juga:
AC Milan Siap Korbankan Rafael Leao Demi Pulangkan Brahim Diaz dari Real Madrid
Saran berharga sang legenda menjadi acuan penting bagi manajemen AC Milan serta pelatih Ruben Amorim dalam meracik strategi terbaik.
Fleksibilitas Rafael Leao dalam memahami skema 3-4-2-1 kini menjadi kunci utama kejayaan klub di pentas sepak bola domestik maupun Eropa.