Merahputih.com - Spekulasi mengenai kursi kepelatihan Manchester United dan Tottenham Hotspur semakin memanas setelah Roberto De Zerbi dikabarkan masuk dalam bursa manajer baru untuk musim mendatang.
Pelatih asal Italia tersebut hingga kini belum mengambil keputusan resmi meski dua raksasa Premier League tersebut mulai menunjukkan ketertarikan serius.
Baca juga:
Prediksi Liverpool vs Tottenham: Nasib Igor Tudor Dipertaruhkan di Anfield
Proyek Jangka Panjang Sir Jim Ratcliffe
Performa Manchester United sebenarnya tengah menanjak setelah berhasil menaklukkan Aston Villa dengan skor 3-1 di Old Trafford pada akhir pekan lalu. Kemenangan ini memperkokoh posisi Setan Merah di peringkat ketiga klasemen sementara sekaligus memperlebar peluang lolos ke Liga Champions.
Meski Michael Carrick menunjukkan kinerja impresif, Sir Jim Ratcliffe selaku pemilik saham minoritas masih meragukan kapasitas sang pelatih untuk memimpin proyek jangka panjang.
Manajemen klub kabarnya lebih menginginkan sosok pelatih yang memiliki jam terbang tinggi dan mental juara di level Eropa.
"Laporan menunjukkan bahwa manajemen saat ini sedang mengevaluasi opsi pelatih berpengalaman untuk memastikan stabilitas tim di masa depan," tulis laporan talkSPORT.
Persaingan Panas dengan Tottenham
Nama Luis Enrique dari Paris Saint-Germain memang berada di urutan teratas daftar belanja United. Namun, Roberto De Zerbi menjadi alternatif paling realistis mengingat statusnya yang saat ini sedang menganggur setelah berpisah dengan Marseille pada awal Februari lalu. Mantan arsitek Brighton tersebut diprediksi akan kembali ke Inggris dalam waktu dekat.
Baca juga:
Ketertarikan bukan hanya datang dari Manchester. Tottenham Hotspur juga memantau situasi De Zerbi sebagai langkah antisipasi perombakan skuad. Meski demikian, pria berusia 46 tahun itu memilih untuk bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru menandatangani kontrak.
Ia dilaporkan masih memantau perkembangan internal di kedua klub hingga bursa transfer musim panas mendatang sebelum menentukan pelabuhan berikutnya.