Rise Up Unity 2025 Siap Digelar di Jakarta, Musik Hip Hop dan Reggae Bakal Bersatu di Atas Panggung

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 29 Oktober 2025
Rise Up Unity 2025 Siap Digelar di Jakarta, Musik Hip Hop dan Reggae Bakal Bersatu di Atas Panggung

Rise Up Unity 2025 siap digelar. (Foto: Dok/Rise Up Unity)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerakan lintas genre, Rise Up Unity 2025, siap menghadirkan gebrakan besar di Jakarta pada 8 November 2025 di CIBIS Park, TB Simatupang, Jakarta Selatan.

Mengusung semangat kolaborasi, persatuan, dan perubahan sosial, acara ini memadukan dua kekuatan besar dalam musik urban Indonesia, yakni hip hop dan reggae, dalam satu panggung yang penuh energi.

Empat nama besar akan menjadi motor utama gerakan ini, seperti Ras Muhamad, Tuan Tigabelas, Conrad Good Vibration, dan Dirayha.

Lalu, ada pula sederet musisi lintas skena yang ikut meramaikan, yaitu Laze, Kapala Itang, Iqbal N.G.A., Joe Million, Mister Nobody dari ranah hip hop, serta Radit Echoman, Namoy Budaya, Andrez and The Babylion, Alien Punk, dan lainnya dari scene reggae.

Baca juga:

Dangdut hingga Hip Hop, Jakarta Qualifier Red Bull Dance Your Style Tampilkan Banyak Kejutan

Lebih dari sekadar konser, Rise Up Unity merupakan movement yang lahir dari semangat Hip Hop Reggae Connection (HRC), yakni kolektif yang terbentuk saat masa pandemi 2020 sebagai simbol persatuan, kesadaran sosial, dan kesinambungan kreativitas.

Melalui lagu utama bertajuk “Rise Up Unity”, yang kini tersedia di berbagai platform digital, proyek ini mengajak generasi muda untuk bersuara dan bergerak bersama membawa energi positif.

“Ini bukan sekadar musik, tapi ajakan untuk menyatukan energi positif dan mengubah kesadaran menjadi tindakan,” ujar Dirayha, produser sekaligus salah satu penampil utama acara ini.

Selain menampilkan konser penuh semangat, Rise Up Unity 2025 juga menghadirkan pop-up market yang menampilkan karya independen serta berbagai aktivitas komunitas. Semua ini menjadi wujud nyata dari semangat akar rumput yang menjadi fondasi utama gerakan ini.

Baca juga:

SKRNG Luncurkan Single 'Faith In You', Hadirkan Optimisme dalam Balutan Reggae Santai

“Musik adalah keluarga. Rise Up Unity itu seperti rumah bagi siapa pun yang percaya pada cinta, kasih, dan kolaborasi,” ungkap Conrad Good Vibration, salah satu kolaborator utama.

Melalui tema “Satu Getaran, Satu Gerakan”, Rise Up Unity 2025 bukan hanya perayaan musik, tetapi juga sebuah gerakan sosial yang mempersatukan berbagai elemen budaya untuk membangun kesadaran dan perubahan yang lebih baik. (Far)

#Musik #Kolaborasi #Musik Reggae #Penyanyi Hip Hop #Skena
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
Temper City merilis 'Self Aware'. Simak kisah lagu alternative rock tentang hasrat, kejujuran perasaan, dan hubungan yang memiliki batas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
ShowBiz
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
Simak makna lagu 'Last Thing You Need' Morgan Wallen tentang memahami pasangan, hadir tanpa menambah beban, dan memberi ruang di tengah masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
ShowBiz
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
Jackson Wang kembali lewat single 'Thank You'. Lagu ini menjadi rilisan pertama setelah karya solo pada 2025 sekaligus debutnya bersama Roc Nation.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Jackson Wang Kembali lewat Single 'Thank You', Ada Cerita Panjang di Balik Lagunya
ShowBiz
MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
Secara total, Taylor Swift punya 33 piala MTV VMA, mengalahkan Beyonce.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 MTV VMA 2026, Taylor Swift Pecahkan Rekor, Madonna enggak Mau Kalah Borong Penghargaan
ShowBiz
Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026 Menang Song of the Year
Para anggota mempersembahkan kemenangan Song of the Year ini kepada semua orang yang telah menyukai musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
 Boikot Grammy, BTS Berjaya di MTV VMA 2026  Menang Song of the Year
ShowBiz
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
Akbar Chalay dan Mingse kembali dengan single 'Kok Masih Rindu?'. Lagu hipdut ini terinspirasi dari kebiasaan mereka video call dengan pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'
ShowBiz
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
Lagu ini membawa atmosfer romantis yang kuat dengan lirik yang berbicara tentang cinta, keyakinan, serta komitmen.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Makna 'Let’s Get Married' Miley Cyrus, Tentang Cinta yang Siap Dibawa ke Pelaminan
ShowBiz
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Menelusuri perjalanan Guruh Gipsy, dari eksperimen musik pada 1970-an hingga tampil langsung di Synchronize Fest 2025 bersama tiga personel asli.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Dibuat pada 1970-an, Musik Guruh Gipsy Justru Menemukan Kehidupan Kedua Hampir 50 Tahun Kemudian
Bagikan