Ridwan Kamil Bakal Cegat Pemudik Yang Belum Divaksin
Calon penumpang menunggu kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Senin (11/4/2022). Sejumlah warga memilih mudik ke kampung halaman lebih awal untuk menghi
MerahPutih.com - Pemerintah terus mematangkan persiapan mudik lebaran 2022. Pengamanan dan pengawalan mudik 2022 bakal dapat dilakukan secara maksimal sehingga masyarakat bisa mudik tetapi laju kasus COVID-19 bisa terkendali.
Hal ini berkaca pada pengalaman dua tahun lalu, di saat mudik dibatasi namun angka kasus COVID-19 meningkat saat gelombang varian Delta dan Omicron melanda Indonesia.
Baca Juga:
Kepolisian Gelar Rakor Lintas Sektor Demi Lancarkan Mudik 2022
Pelaksanaan vaksin penguat atau booster dengan target 50 persen menjelang Idul Fitri ditargetkan bisa direalisasikan, serta pendisiplinan protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan dioptimalkan.
Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan pemudik yang belum melakukan vaksinasi COVID-19 akan divaksin di tempat tujuan mudik atau kampung halaman pemudik.
Ia menegaskan, saat ini Pemda Provinsi Jabar sedang memetakan daerah mana yang banyak didatangi atau menjadi tujuan pemudik.
"Sedang kita hitung daerah-daerah yang pemudiknya banyak di Jawa Barat, nyegatnya di desanya. Jadi disuntik vaksin pas si pemudik tiba yang kebetulan lolos, dan belum divaksin booster. Jadi disuntik (vaksin) di tempat mudiknya," kata Ridwan Kamil
Ridwan Kamil mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya Pemda Provinsi Jawa Barat, untuk menjaga warga yang mudik tetap sehat dan tidak menularkan kepada keluarganya.
"Tujuan mudik memang mulia, bisa bertemu dengan orang tua, tapi bereskan dulu potensi penyakitnya," kata Ridwan Kamil.
Ia prediksi, jumlah pemudik saat lebaran banyak dari wilayah Bogor,Depok,Bekasi. Maka dari itu, pihaknya meminta Bima Arya selaku Wali Kota Bogor untuk melakukan penguatan vaksin dosis ketiga (booster).
"Datangnya momen mudik ini diarahkan penguatan untuk vaksin booster," kata ungkapnya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan vaksinasi booster atau dosis penguat digencarkan di setiap kota pemberangkatan arus mudik.
"Vaksinasi ini memang diutamakan di wilayah-wilayah tempat pemberangkatan mudik seperti Jabodetabek, Jawa Barat Jawa Tengah dan kota-kota besar di Jawa Timur dan kota luar Jawa termasuk Medan, Makassar, dan sekitarnya," kata Muhadjir Effendy.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dalam agenda konferensi pers virtual, Selasa (12/4) mengatakan posko vaksinasi COVID-19 di jalur mudik Lebaran 2022 mengalokasikan hingga 1.000 dosis vaksin untuk peserta.
"Alokasi jumlah vaksin tergantung dengan titik posko mudik. Kalau posko-posko besar itu bisa sampai dengan 1.000 dosis, posko kecil sekitar 150-300 dosis," katanya. (Imanha/Jawa Barat)
Baca Juga:
Pemudik Bakal Naik 3 Kali Lipat, Polrestabes Bandung Siapkan 33 Pos Pam
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Tol Solo-Yogyakarta Bakal Fungsional Saat Lebaran 2026, Jasamarga Kebut Infrastruktur Pendukung
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Antisipasi Mudik 2026, Korlantas Polri Gencar Razia Angkutan Ilegal
Menag Minta Pengurus Masjid Berikan Layanan Bagi Para Pemudik Nataru dan Musafir
Pantau Mudik Nataru di Stasiun Gambir, AHY Ingatkan Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Polri Prediksi Adanya Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Nataru 2025/2026
Puncak Arus Mudik Nataru 2025/2026 Diprediksi 24 Desember, Ini Jadwal Arus Baliknya
Penjualan Tiket Kereta Nataru 2025/2026 Tembus 1,44 Juta, Rute Jakarta–Surabaya Paling Banyak Dipesan
Masyarakat Bisa Nikmati Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Begini Cara Mendaftarnya