MerahPutih.com - Masalah anak putus sekolah menjadi perhatian Calon Gubernur (Cagub) Pilkada DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil. Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu berjanji akan membentuk tim detektif untuk mencari anak putus sekolah bila terpilih menjadi DKI 1, julukan untuk posisi Gubernur Jakarta.
"Saya enggak mau dengar ya ada anak putus sekolah, nanti saya mau bikin tim detektif untuk mencari anak yang putus sekolah di Jakarta," kata RK, sapaan akrabnya, saat menghadiri deklarasi dukungan dari relawan BRO-RK di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (10/10).
RK mengaku mendengar informasi masih ada sekitar 1.100 anak putus sekolah di Jakarta. Oleh karena itu, dia berjanji ke depan akan menggratiskan biaya sekolah bagi anak-anak di Jakarta, termasuk anak yang sekolah di swasta.
Duet dari Cawagub Suswono itu memang pernah berjanji memberikan pendidikan gratis untuk siswa kurang mampu baik di sekolah negeri maupun swasta dalam visi misinya. Menurut dia, gagasan itu akan memperkuat program yang sudah direncanakan Pemprov DKI Jakarta untuk tahun 2025.
Baca juga:
Konsep Transportasi Air Atasi Macet Dicibir, Ridwan Kamil: Tunggu Tanggal Mainnya
"Buat yang punya anak yang tidak beruntung masuk sekolah negeri, mulai tahun depan ada anggarannya, di swasta pun nantinya akan dibiayai oleh negara. Warga mah tidak mau pusing-pusing, makanya sekolah swasta gratis mulai tahun depan," papar Kang Emil, sapaan akrab lainnya dari Cagub DKI nomor urut 1 itu.
Untuk diketahui, Pilkada DKI kali ini melibatkan tiga pasangan cagub-cawagub. Dilansir Antara, ketiga pasangan yang telah ditetapkan KPU DKI Jakarta itu, yakni pasangan Ridwan Kamil-Suswono nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2, dan Pramono Anung-Rano Karno nomor urut 3 pada Pilkada DKI Jakarta. (*)