MerahPutih.com - Stadion Teladan, Medan masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) sebelum benar-benar dipakai untuk ASEAN U-19 Championship 2026. Salah satu PR yakni akses ke luar-masuk penonton.
Hal ini seperti disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Kota Medan, Tengku Chairulniza.
Tengku menjelaskan bahwa revitalisasi Stadion Teladan sudah memasuki tahap penyelesaian.
Sudah tahap finishing. Persiapannya terus digencarkan,
kata Tengku di Medan, Senin (25/5), dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah kota dan pemangku kebijakan bahkan sudah bergotong royong di stadion itu, dengan dipimpin langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas. Mereka membersihkan area stadion dari sisa material revitalisasi.
Baca juga:
John Herdman Pertimbangkan 16 Diaspora untuk Dinaturalisasi Bela Timnas Indonesia
Tengku juga memaparkan bahwa revitalisasi lapangan, tribun hingga, dan bangku penonton stadion telah rampung dikerjakan.
Untuk bangku sekitar 20 ribu kurang lebih telah terpasang. Tinggal akses ke luar masuk penonton,
katanya.
Pemerintah Kota Medan terus mengintensifkan persiapan agar stadion berkapasitas 20.000 penonton itu digunakan dengan nyaman dan aman oleh peserta turnamen.
Tengku menyatakan pemerintah kota akan meningkatkan koordinasi dengan pemangku kebijakan, termasuk pemerintah pusat, karena revitalisasi stadion ini menggunakan APBN dan APBD.
View this post on Instagram
"Kita belum tahu, apakah pelaksana itu akan menggunakan seluruh bangku. Kalau dari Pak Wali Kota maunya semua dipakai, tetapi belum tahu. Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya karena panitia dari PSSI," kata Tengku.
Selain Stadion Teladan, ASEAN U-19 Championship akan menggunakan Stadion Utama Sumatera Utara dan Stadion Madya.
Baca juga:
"Tempat latihannya di Stadion Mini Pancing, Lapangan Cadika, dan Lapangan Kebun Bunga," kata anggota Eksekutif Komite PSSI Arya Sinulingga.
ASEAN U-19 Championship 2026 akan digelar 1 hingga 14 Juni 2026 di Sumatera Utara, di mana Timnas Indonesia U-19 masuk Grup A dan akan bersaing dengan Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.
Adapun Grup B diisi Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara Grup C menghadirkan persaingan Australia, Kamboja, dan Filipina. (*)

