Diklatda Hipmi Jaya 2018

Revitalisasi Pasar dengan Konsep Mixed Use

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 13 April 2018
Revitalisasi Pasar dengan Konsep Mixed Use

Pasar tradisional dibangun dalam satu gedung dengan fasilitas lain, seperti hotel. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JAUH sebelum pasar modern lokal atau asing bermunculan, pasar tradisional memiliki peran penting dalam perekonomian di Indonesia. Sayangnya, pasar yang tak terawat membuat konsumen meninggalkan pasar tradisional dan beralih ke pasar modern. Pasar tradisional pun semakin tertinggal dan tergerus zaman.

Direktur Utama Pasar Jaya Arief Nasrudin menilai pasar tradisional merupakan sleeping giant karena potensi pasar tradisional yang sangat besar. Di Jakarta, salah satu jaringan pasar tradisional terbesar, Pasar Jaya, punya 193 titik pasar. Letaknya pun strategis.

"Kalau kita melihat Sampoerna Building di wilayah Sudirman, kita akan melihat di belakangnya terdapat pasar tradisional," ungkap Arief saat ditemui di acara Diklatda Hipmi Jaya 2018 di Pacific Place, Kamis (12/4). Banyaknya jumlah pasar tradisional di lokasi yang strategis berbanding terbalik dengan manajemennya yang buruk. Masyarakat tak memberdayakan pasar tradisional dengan baik sehingga kondisinya terbengkalai.

(foto: MP/Rizki Fitrianto)

"Kita harus bisa memanfaatkan lahan yang sangat strategis tersebut yang kemudian bisa diberdayakan ke arah vertikal untuk menjaga pasar tradisional agar tetap hidup dan ada captive market," terang Arief.

Beberapa hal yang harus disentuh demi pasar tradisional berkualitas ialah sisi SDM dan infrastruktur. Langkah yang dilakukan olehnya untuk memperbaiki kualitas SDM ialah menyediakan learning center.

"Di learning center, kami mengedukasi penjual dan pembeli dari bahaya kebakaran, bagaimana mendapatkan pasar yang SNI (Standar Nasional Indonesia), dan lain sebagainya," papar Arief.

Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh Arief untuk membenahi infrastruktur pasar tradisional ialah memperkenalkan konsep baru, yakni pembangunan pasar dengan konsep mixed use. Konsep tersebut merupakan pembangunan pasar yang memadukannya dengan bangunan permanen lainnya, seperti rusun, kantor, dan hotel.

"Salah satu pasar tradisional yang kami kelola di Jembatan Merah, di bagian bawahnya pasar di bagian atasnya hotel," tuturnya. Ia berharap orang akan kembali tertarik mengunjungi pasar tradisional.(Avi)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More
Bagikan