Reuni George Clooney dan Michelle Pfeiffer Setelah 25 Tahun 'One Fine Day'

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 22 Januari 2021
Reuni George Clooney dan Michelle Pfeiffer Setelah 25 Tahun 'One Fine Day'

George Clooney dan Michelle Pfeiffer dalam Actors on Actors (Foto: variety.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

One Fine Day merupakan romcom klasik dari tahun 1996 yang dibintangi George Clooney dan Michelle Pfeiffer. Selang 25 tahun setelah peluncuran film tersebut kedua bintang Hollywood ini bertemu dan berbincang secara virtual dalam acara Variety, Actors on Actors yang dipersembahkan oleh Amazon Studios.

Dalam perbincangan tersebut mereka membicarakan tentang kemungkinan sekuel One Fine Day dan proyek terbaru mereka setelah hiatus beberapa tahun belakangan. Clooney dengan The Midnight Sky di mana dia menjadi sutradara dan pemain. Sedangkan Pfeiffer berperan dalam French Exit.

Film The Midnight Sky yang tayang di Netflix menampilkan George Clooney sebagai ilmuwan sekarat, Augustine Lofthouse. Saat itu tahun 2049, latarnya adalah Lingkaran Arktik, dan sebelum dia meninggal, Agustinus sangat ingin memberi tahu sebuah pesawat ruang angkasa yang kembali ke Bumi.

Baca juga:

Kabar Menarik Terbaru dari Sekuel 'Extraction'

Sementara, dalam film komedia Sony Pictures Classics French Exit, Michelle Pfeiffer berperan sebagai sosialita Frances Price, yang berencana untuk mati setelah uangnya habis.

"Sudah lama sekali. Sepertinya saya belum pernah melihatmu sejak pemutaran perdana One Fine Day," kata Pfeiffer membuka perbincangan. Clooney menanggapi dengan bercerita mereka bertemu pertama kali ketika dia mengencani adik Pfeiffer, Dedee.

Salah satu adegan dalam film One Fine Day (1996) (Foto: funpop.com)
Salah satu adegan dalam film One Fine Day (1996) (Foto: funpop.com)

"One Fine Day adalah film studio pertamaku," kata Clooney yang mengakui kalau sangat gugup ketika audisi. Hasilnya? Film tersebut tidak terlalu berhasil, mereka mendapat 50 persen di Rotten Tomatoes dan tidak terlalu meledak di pasaran, dikalahkan oleh Beavis and Butt-Head. Namun, kenyataannya film tersebut menjadi salah satu romcom yang paling disukai orang dan selalu masuk dalam daftar rekomendasi film romantis.

George Clooney dan Michelle Pfeiffer sama-sama kembali ke layar lebar setelah lama menghilang. Pfeiffer meninggalkan bisnis film untuk fokus membesarkan dua anaknya. Kini keduanya sudah lulus kuliah. Kariernya sebagai bintang film mulai hidup kembali ketika anak-anaknya keluar rumah untuk kuliah. "Aku mulai melakukan hal-hal kecil. Saya melakukannya di I Could Never Be Your Woman (2007) lalu Stardust (2007)," sambil mengenang.

Baca juga:

Prediksi The Simpsons Mengenai Kamala Harris di Hari Pelantikannya

Sementara, Clooney yang memiliki sepasang anak kembar berusia 3 tahun mengaku hanya mengambil satu pekerjaan akting dalam empat tahun terakhir. "Selama sekitar 20-an tahun sekarang, aku benar-benar fokus pada elemen lain dari industri, karena aku tidak ingin khawatir tentang apa yang dipikirkan beberapa casting director atau sutradara tentangku pada usia 60 tahun. Aku ingin lebih mengontrol karierku," dia menjelaskan.

Mereka pun saling memberi pujian pada akting dan kerja film dalam karya terbaru. Pfeiffer mengaku baru saja melihat The Midnight Sky dan sangat menyukainya. "Aku suka film di mana sutradaranya tidak takut dengan keheningan, dan kamu tentunya tidak takut dengan keheningan dalam film ini. Aku harus jujur, itu adalah penampilan favoritku darimu. Aku benar-benar hanya duduk di sana dan hanya menonton, merasa sangat bangga," katanya.

Sementara, Clooney baru semalam menonton French Exit bersama istrinya, Amal. "Kamu tidak menua. Secara harfiah, aku berada dalam film di mana berperan sebagai seorang pria berusia 70 tahun, dan aku terlihat seperti kakekmu. Namun menyenangkan melihat orang yang kukagumi dan yang kukenal terus berjalan," ujarnya.

Sekuel One Fine Day

George Clooney ketika menyutradarai The Midnight Sky (Foto: KCRW.com)
George Clooney ketika menyutradarai The Midnight Sky (Foto: KCRW.com)

Perbincangan berlanjut dengan kenangan-kenangan mereka ketika syuting One Fine Day. Clooney mengingat hari di mana dia tidak tahu keesokan harinya akan syuting pagi-pagi, padahal malamnya bertemu kawan minum-minum sedikit, "Kami pergi hingga larut dan minum beberapa vodka atau sesuatu. Lalu aku pulang jam 1 pagi."

Pfeiffer juga ingat, suatu hari Clooney muncul dengan luka bengkak besar di wajahnya. "Ya, aku bermain bola basket dengan kru saat makan siang, dan kena siku di wajah, dan itu merusak rongga mata. Aku ingat kita benar-benar mengambil gambar adegan di mana aku memblokir setengah dari wajahku dengan seorang anak," ujarnya sambil tertawa.

Mereka mengenang One Fine Day menduduki peringkat nomor satu Box Office saat malam premier. Meskipun tidak mencapai sukses yang diperkirakan, mereka berdua senang bisa bermain dalam film yang sama. "Istriku dan teman-temannya tidak percaya bahwa One Fine Day tidak sukses besar. Mereka menyukainya. Jadi, bukankah menurutmu harus ada sekuel dari One Fine Day? An Older Fine Day dan anak-anak sudah dewasa sekarang?" kata Clooney.

"Bisa disebut I’m Tired Today," tutup Pfeiffer sambil tertawa. (aru)

Baca juga:

‘Godzilla vs Kong’ Segera Tayang 2 Bulan Lebih Awal

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Bagikan