Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Resso Coaching Clinic Bahas Peruntungan Berkarier di Industri Musik

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 11 Oktober 2022
Resso Coaching Clinic Bahas Peruntungan Berkarier di Industri Musik

Narasumber Resso Coaching Clinic. (Foto: dok. Resso)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

APLIKASI streaming musik sosial pertama di Indonesia Resso kembali menggelar Resso Coaching Clinic, forum diskusi reguler untuk membahas isu terkini di dunia musik guna mendukung geliat musisi muda independen berbakat.

Masih dilakukan secara virtual pada Kamis (6/10), forum diskusi keenam itu mengangkat topik Sekolah vs Autodidak: Jalur mana yang paling cocok bagi kamu yang ingin berkarier di dunia musik?

Kegiatan itu menghadirkan sejumlah pembicara di antaranya Dr. Mohammad Amin, Direktur Musik, Film, dan Animasi di Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mewakili pemerintah; guru musik yang juga kreator konten dari Medan Tri Adinata, dua musisi yaitu pianis dan kreator konten Filda Salim alias Fildabeat, dan penyanyi sekaligus penulis lagu Bilal Indrajaya, serta Matthew Tanaya selaku Artist Promotions Lead Resso Indonesia sebagai pelaku industri musik.

Bagi mereka yang ingin berkarier di industri musik, ternyata masih banyak yang belum memahami tentang berbagai macam pekerjaan yang ada, cara memulai kariernya, dan latar belakang pendidikan seperti apa yang dibutuhkan.

Maka, diskusi itu bertujuan untuk menginformasikan ke siapapun yang tertarik masuk industri musik bahwa bekerja di industri itu tidak harus berarti menjadi musisi dalam aspek kreatif, tetapi ada juga banyak pekerjaan komersial dan teknis yang bisa diisi.

Baca juga:

Gugun Blues Shelter akan Rilis Single 'Jingga'

Bilal Indrajaya beri sedikit penampilan di Resso Coaching Clinic. (Foto: dok. Resso)

Misalnya, bekerja dengan label atau promotor, membuat karya sebagai produser atau sound engineer, dan lainnya. Berbagai pekerjaan itu membutuhkan skill dan pengetahuan yang berbeda, yang bisa didapatkan baik melalui pendidikan formal atau nonformal, termasuk autodidak.

Pianis Filda Salim yang mendalami pendidikan musik secara formal di Boston Conservatory Berklee, Amerika Serikat, dan sering membagikan karya dan ilmunya melalui konten-konten di TikTok, menceritakan tentang jalur pendidikan musik yang ditempuhnya, yang mendukung kariernya kini.

Fokus di musik klasik, ia memilih untuk melanjutkan pendidikan musiknya di luar negeri karena selain fasilitasnya yang lebih lengkap, kesiapan mentalnya untuk menjalani pilihan karier bermusik, bersaing dengan musisi mancanegara, serta tampil di spotlight juga diuji.

"Sebelum kuliah aku memang sudah memutuskan bahwa, I'm going to do this my entire life, jadi aku memang mendedikasikan banyak banget ke musik. Aku belajar gimana caranya biar orang bisa suka sama aku, mencoba untuk cari jati diri aku, dan gimana cara untuk entertain orang-orang. Aku rasa kalau aku belajar autodidak belum tentu bisa, karena harus bisa cari network dan fasilitas sendiri," tutur Filda.

Mengenai dedikasinya untuk musik, ia menambahkan dengan mantap, "Aku tahu kalau misalnya aku ternyata gak jadi pianis, aku pasti tetap di industri musik." Semangat serupa juga ditunjukkan Bilal Indrajaya yang menjelaskan perjalanannya menjadi musisi autodidak hingga terjun ke dunia musik.

Baca juga:

Sambut Hari Kemerdekaan Musisi Lintas Generasi Aransemen Ulang ‘Zamrud Khatulistiwa’

Berkarier di industri musik tak harus jadi musisi. (Foto: dok. Resso)

"Dari SD gue belajar gitar sendiri lewat majalah yang ada chord-nya; dan karena rata-rata musisi yang gue kagumi belajarnya autodidak, jadi mikir, mungkin keren kalau one day bisa begini, main di panggung, nyanyi atau nge-band, tapi dengan lagu sendiri. Sebagai musisi autodidak mungkin ga punya pondasi atau basic musik dengan teknik yang benar, tapi justru karena gak kepatok teori jadi lebih bebas untuk bikin lagu suka-suka kita," jelas Bilal yang bisa mendapatkan inspirasi lagu dari apa saja.

Sementara, guru musik Tri Adinata menanamkan pada muridnya agar memilih jurusan hanya yang mereka suka, bukan karena paksaan oleh orang lain. Guru yang mengandalkan platform TikTok untuk membagikan ilmunya itu, menuturkan pentingnya menjalani hobi sebagai profesi.

Melalui Kemenparekraf RI, Dr. Mohammad Amin juga mengatakan bahwa pemerintah akan selalu mendukung musisi Tanah Air lewat berbagai kebijakan dan program yang bisa membangun geliat industri musik dalam negeri. Ia berkomitmen ingin terus dorong pendidikan non-formal bagi sumber daya manusia di berbagai bidang kreatif.

Kamu bisa melihat informasi lebih lanjut melalui akun media sosial Resso, yakni @Ressoidn yang bisa diakses di Instagram, TikTok, Twitter, dan YouTube. Resso juga bsia diunduh secara gratis melalui App Store dan Google Play Store. (waf)

Baca juga:

Bagaimana Peluang Berkarier di Industri Musik Digital?

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - 43 menit lalu
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
Jennie kembali dengan 'Less Than a Lover', lagu yang mengangkat kisah situationship atau hubungan tanpa status. Diperkuat lewat video musik bernuansa sinematik.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 21 menit lalu
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 47 menit lalu
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 2 menit lalu
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
Kanye West dipastikan menggelar konser 'Ye Live in Jakarta' pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Simak jadwal penjualan tiketnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
RESCENE kembali dengan special single 'Pretty Girl'. Lewat lagu ini, girl group K-pop tersebut mengajak pendengar memaknai kecantikan sebagai keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Bagikan