MerahPutih.com - Resident Evil 9 akhirnya menunjukkan taringnya lewat implementasi teknologi terbaru di PS5 Pro. Meski Sony Interactive Entertainment belum secara resmi menyebutnya sebagai PSSR 2.0, pembaruan “Upgraded PSSR” yang diumumkan untuk PS5 Pro jadi sinyal kuat bahwa lompatan besar performa grafis sedang dimulai dan Resident Evil 9 menjadi game pertama yang mencicipinya.
Bagi penggemar horor survival, ini bukan sekadar peningkatan resolusi. Ini tentang detail ekstrem, imersi yang lebih dalam, dan atmosfer mencekam yang kini terasa lebih realistis.
Resident Evil 9
Game Perdana dengan PSSR Versi Terbaru
Baca juga:
Resident Evil Requiem yang diyakini sebagai bagian utama dari seri Resident Evil 9 resmi meluncur pada 27 Februari dan langsung menjadi ajang unjuk gigi teknologi baru PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR).
Menurut Lead Architect PS5, Mark Cerny, versi terbaru PSSR menggunakan model neural network dan algoritma berbeda untuk meningkatkan kualitas gambar pada game yang mendukungnya.
Peningkatan ini bisa diaktifkan melalui menu: Settings > Screen and Video > Video Output > Enhance PSSR Image Quality
Mulai update sistem Maret, semua game PS5 Pro yang sebelumnya mendukung PSSR akan otomatis mendapatkan peningkatan kualitas ini.
Detail Rambut hingga Caha ya: Horor Terasa Lebih Nyata
Kolaborasi erat antara Sony dan Capcom menghasilkan implementasi teknis yang luar biasa di Resident Evil 9.
Melalui RE Engine versi terbaru, setiap helai rambut dan janggut karakter utama kini dirender sebagai poligon individual. Efeknya?

Resident Evil 9 tengah dikembangkan. (Foto: Capcom)
- Rambut bergerak realistis mengikuti gerakan tubuh dan angin
- Cahaya berubah dinamis saat menembus sela-sela rambut
- Detail tekstur lebih tajam tanpa noise berlebihan
Baca juga:
Resident Evil 3 Remake Resmi Dirilis untuk iPhone, iPad, dan Mac
Masaru Ijuin dari divisi R&D Capcom menjelaskan bahwa detail rumit seperti ini biasanya sulit di-upscale tanpa kehilangan kualitas. Namun berkat PSSR terbaru, semua tekstur kompleks dapat diproses dengan lebih presisi.
Hasil akhirnya adalah pengalaman horor dengan visual fidelity yang belum pernah ada sebelumnya di konsol.
Apa Itu PSSR 2.0? Ini Bocoran dari Patent Sony
Berdasarkan dokumen paten terbaru Sony, sistem AI upscaling ini mengalami perombakan besar.
Secara sederhana, PSSR versi baru mampu:
- Menurunkan presisi AI saat adegan berat untuk menjaga stabilitas frame rate
- Meningkatkan kembali presisi saat beban grafis menurun
- Menjaga resolusi internal tanpa perlu menurunkannya demi stabilitas FPS
Teknologi ini lahir dari kolaborasi multi-tahun bertajuk Project Amethyst antara Sony dan Advanced Micro Devices (AMD).
Pendekatan ini disebut-sebut terinspirasi dari perkembangan FSR 4 di PC, namun dioptimalkan khusus untuk arsitektur PS5 Pro.
Seorang analis hardware YouTube yang dikenal dengan nama Moore's Law Is Dead bahkan menyebut peningkatan ini bukan sekadar “0.5 upgrade” melainkan lompatan besar yang signifikan.
Baca juga:
Capcom Resmi Menutup Resident Evil Re:Verse, Layanan Berakhir Juni 2025
Langkah Sony menghadirkan versi PSSR yang lebih cerdas menunjukkan bahwa era AI-driven rendering di konsol sudah benar-benar dimulai.
Jika Resident Evil 9 menjadi tolok ukur awal, maka game-game PS5 Pro lain akan segera menyusul dengan kualitas visual yang semakin mendekati realitas.
Update sistem dijadwalkan rilis Maret, dengan lebih banyak game akan mendapatkan dukungan “Enhanced PSSR Image Quality”.
Bagi gamer yang menantikan evolusi horor modern, Resident Evil 9 bukan hanya kelanjutan cerita tapi juga revolusi visual.