Binte Biluhuta, Sup Jagung 3 Rasa Khas Gorontalo

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 24 April 2018
Binte Biluhuta, Sup Jagung 3 Rasa Khas Gorontalo

Binte biluhuta. (foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM bahasa Gorontalo, binte biluhuta berarti jagung yang disiram. Memang, sajian khas Gorontalo ini berbahan dasar jagung manis yang dipipil kemudian dimasak bersama udang.

Racikannya dibuat sedemikian rupa hingga menghasilkan 3 citarasa yang berbeda, manis, pedas, dan asin. Jagung terkenal amat baik untuk tubuh. Selain sebagai karbohidrat alternatif, jagung juga kaya akan flavonoid.

Membuat binte biluhuta tak susah. Anda cukup merebus dan menumis semua bahan, seperti membuat sup pada umumnya.


RESEP BINTE BILUHUTA

BAHAN-BAHAN

2 buah Jagung Manis, pipil
2000 ml Air
1 buah Cabai Merah, iris bulat
4 buah Cabai Rawit Merah, iris bulat
6 butir Bawang Merah, iris tipis
200 gram Udang Kupas
2 ½ sendok teh Garam
2 ½ sendok teh Gula Pasir
75 gram Kelapa, parut kasar
1 sendok makan Air Jeruk Nipis
5 tangkai Kemangi, ambil daunnya
2 buah Tomat, potong-potong


CARA MEMBUAT

1. Rebus air dan masukkan jagung manis, cabai merah, cabai rawit merah dan bawang merah hingga mendidih.

2. Tambahkan udang, garam dan gula pasir, lalu masak hingga matang.

3. Masukkan kelapa parut, air jeruk nipis dan daun kemangi, masak lagi hingga matang.

4. Sebelum diangkat, tambahkan tomat. Angkat dan sajikan.(*)

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan