MerahPutih.com - Remy Gardner bakal turun sebagai wildcard untuk tim Yamaha di MotoGP Jepang 2024. Pembalap World Superbike (WSBK) sekaligus pembalap uji coba Yamaha itu, akan menunggangi motor YZR-M1 di seri yang akan berlangsung di Sirkuit Motegi pada akhir pekan 4 - 6 Oktober 2024.
“Saya tidak sabar untuk balapan di Motegi akhir pekan ini. Treknya keren dan saya selalu menikmati balapan selama berada di sana,” kata Gardner.
“Balapan di Jepang untuk pabrikan Jepang akan sangat istimewa, terutama di depan para penggemar tuan rumah karena suasananya selalu luar biasa,” imbuhnya.
Baca juga:
Jelang MotoGP Jepang 2024, Fabio Quartararo Sebut Yamaha Alami Peningkatan
Gardner telah memperoleh pengalaman dengan motor Yamaha YZR-M1 ketika ia berpartisipasi dalam MotoGP Jerman dan Inggris. Selain itu, ia juga membawa misi untuk menguji berbagai suku cadang prototipe dalam suasana MotoGP dan mempercepat pengembangan motor.
Pembalap Australia itu pun sudah tidak asing dengan lintasan Motegi. Dia telah membalap di sirkuit tersebut enam kali: sekali di kelas utama MotoGP sebagai pembalap reguler pada 2022, empat kali di kelas Moto2 2016-2019, dan sekali di kelas Moto3 pada 2015.
“Sudah beberapa balapan sejak saya mengendarai YZR-M1, jadi saya ingin kembali mengendarai motor dan memberikan data sebanyak mungkin untuk Yamaha karena mereka ingin mengembangkan motor lebih jauh,” kata Gardner.
Baca juga:
Di sisi lain, Pemimpin Tim Uji Yamaha Factory Racing Kazutoshi Seki mengatakan misi utama mereka melalui wildcard ini adalah untuk mempercepat pengembangan motor dan kembali ke performa terbaik.
“Wildcard ini sejalan dengan tujuan keseluruhan: kami ingin mengumpulkan data yang berguna sebanyak mungkin untuk mendukung pembalap Monster Energy Yamaha saat ini serta tim dan pembalap baru yang akan bergabung dengan Yamaha pada tahun 2025,” kata Seki.
“Remy Gardner sudah familier dengan YZR-M1 2024 dan Yamaha Factory Racing Team serta lintasan Motegi, jadi kami yakin bahwa ini akan menjadi kerja sama yang lancar akhir pekan ini,” sambungnya. (*)

