Kesehatan

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 25 Agustus 2019
Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat

Memesan layanan pijat melalui aplikasi (Foto: Unsplash/Antonika Chanel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SESEKALI dibutuhkan relaksasi usai beraktivitas seharian. Selain meregangkan otot, juga menenangkan pikiran. Biasanya, waktu yang tepat untuk relaksasi yakni saat akhir pekan. Saat pekerjaan atau aktivitas sehari-hari lebih ringan. Hindari menghabiskan akhir pekan dengan tidur sepanjang hari.

Relaksasi bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Terlebih kecanggihan teknologi semakin memudahkan kita sebagai konsumen. Tak perlu repot-repot ke tempat pijat atau spa. Kini dengan mudah bisa pesan melalui gawai. Untuk kecantikan maupun kesehatan, Berikut rekomendasi aplikasi yang menawarkan layanan pijat dengan ragam pilihan kategori.

Baca juga:

Cara Mudah Hilangkan Rasa Pegal Usai Perjalanan Jauh

1. Salon by Houzcall

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat
Tampilan aplikasi Salon by Houzcall (Foto: Salon by Houzcall)

Salah satu salon kecantikan berbasis teknologi aplikasi di Indonesia. Mulai dari hair services, nails services, waxing services hingga massage services. Melayani perawatan untuk anak-anak dan orang dewasa. Saat ini, Salon by Houzcall hanya melayani daerah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Kisaran harga mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 825 ribu. Disesuaikan pilihan layanan dan waktu. Menerima pembayaran tunai di tempat, transfer, kartu kredit dan Houzcall credit. Aplikasi ini tersedia di App Store dan Google Playstore.

2. GoMassage

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat
Layanan pijat daring melalui aplikasi GoLife (Foto: GoLife App Store)

Perusahaan Gojek menyediakan lebih dari 20 layanan. Satu di antaranya layanan pijat bernama GoMassage. Terpisah dari aplikasi Gojek, untuk memesan GoMassage konsumen diharuskan mengunduh GoLife terlebih dahulu. Aplikasi tersedia di Google Playstore dan App Store.

Aplikasi ini menawarkan beberapa pilihan layanan. Ada layanan body rejuvenation, reflexology, beauty massage, mom & kids massage. Harga yang ditawarkan beragam. Rata-rata mulai dari Rp 40 ribu. Sebelum memesan, pastikan data diri dan alamat telah sesuai.

Baca juga:

4 Tips Praktis Meredakan Nyeri dan Pegal

3. Soothe: In Home Massage

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat
Aplikasi Soothe In Home Massage yang ada di Amerika Serikat (Foto: Soothe: In Home Massage)

Aplikasi yang beroperasi di Amerika Serikat, Soothe: In Home Massage menyediakan layanan pijat dengan ragam kategori. Di antaranya ada Book Massage, Soothe Plus, Rebook a Therapist, Book a Couple Massage dan Soothe at Work.

Harga yang ditawarkan bervariasi, disesuaikan pilihan layanan dan waktu. Kisaran biaya mulai dari USD 128 hingga USD 225, setara dengan Rp 1,8 hingga Rp 3,2 juta. Aplikasi ini bisa diunduh melalui App Store dan Google Playstore.

4. Fave: Deals & Cashback

Rekomendasi 4 Aplikasi yang Menyediakan Layanan Pijat
Aplikasi Fave Deals & Cashback sebagai platform promosi voucer dari banyak salon kecantikan atau spa (Foto: Fave)

Berbeda dari aplikasi sebelumnya. Aplikasi Fave: Deals and Cashback hanya memberikan penawaran harga yang didiskon dari berbagai tempat relaksasi atau spa.

Harga promo diberikan melalui pembelian voucer. Aplikasi ini merekomendasikan spa terdekat. Disesuaikan dengan pengaturan lokasi kamu berada. Mulai dari refleksi kaki, tangan, badan, akupuntur hingga perawatan tubuh lainnya.

Melalui aplikasi ini, promosi layanan relaksasi di salon kecantikan atau tempat pijat diperluas. Tentunya, memengaruhi daya tarik pengunjung. Untuk mendapatkan harga promo, kamu harus mendaftarkan akun pada aplikasi Fave. Syarat dan ketentuan dijelaskan sebelum membeli voucer. (dys)

Baca juga:

Terbukti Ilmiah, Resep Nenek Moyang ini Manjur Atasi Penyakit

#Pijat Refleksi #Pijat Shiastsu #Aplikasi Mobile #Aplikasi Smartphone #Aplikasi #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Tekno
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
WhatsApp kini memungkinkan pengguna melakukan panggilan suara dan video dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Cara Menggunakan Fitur Baru WhatsApp: Telepon Tanpa Akun, Gratis, dan Tanpa Batas Waktu
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan