Merahputih.com - Terbongkarnya audio VAR gol kontroversial Haaland pada laga panas Derby Manchester akhir pekan lalu akhirnya memberi jawaban pasti bahwa pihak pengadil lapangan memang melakukan kelalaian.
Alih-alih mengecek potensi pelanggaran dari Enzo Fernandez yang jelas-jelas mengganggu permainan, wasit VAR justru hanya berfokus pada posisi Erling Haaland.
Blunder konyol ini pada akhirnya berujung pada disahkannya gol kemenangan Manchester City yang sangat merugikan kubu Manchester United.
Kasus kesalahan wasit VAR di ajang bergengsi sekelas Manchester Derby ini tentu saja langsung bikin geger dunia sepak bola, mengingat dampaknya yang mengubah hasil akhir pertandingan.
Baca juga:
Premier League Buka Suara soal Gol Kontroversial Erling Haaland di Derby Manchester
Dalam acara Mic'd Up garapan Premier League, Howard Webb selaku bos wasit buka-bukaan dan membedah tuntas insiden ini.
Ia menyebut para petugas di ruang monitor mengalami semacam tunnel vision alias hanya fokus buta pada satu titik saja.
Mereka terlalu sibuk memastikan apakah sang striker Norwegia itu onside atau tidak, sampai lupa menilai apakah posisi Enzo Fernandez offside dan mengganggu pergerakan bek maupun kiper lawan.
Padahal, keputusan dari ruangan VAR ini sangat krusial dalam menentukan sah tidaknya gol kontroversial Haaland tersebut.
Bos Wasit Kecewa Berat, Petugas VAR Langsung Kena Skorsing

Badan wasit profesional, Pro Ref, pada Minggu malam langsung merilis pernyataan bahwa telah terjadi 'kesalahan penilaian' dalam laga tersebut.
Matt Donohue yang bertugas sebagai wasit VAR, bersama asistennya Blake Antrobus, dipastikan langsung dicoret dari daftar tugas pertandingan akhir pekan ini sebagai bentuk sanksi.
Howard Webb, mantan wasit elit yang kini menjabat sebagai Kepala Perwasitan Pro Ref, tidak bisa menutupi kekecewaannya.
Ia mengonfirmasi bahwa Enzo Fernandez sebenarnya berada dalam posisi offside dan melakukan gerakan yang jelas-jelas mengintervensi lini pertahanan Setan Merah.
Kami merasa penting untuk mengakui adanya kesalahan dalam situasi ini. Kita tahu bahwa Erling Haaland awalnya dihukum offside, padahal posisinya onside. Tapi kita juga tahu bahwa Enzo Fernandez, yang berada di posisi offside, hampir pasti mengganggu pertahanan Manchester United dan kemungkinan besar kiper mereka,
ungkap Webb.
Webb juga menambahkan bahwa pihak wasit yang bertugas saat ini sedang merasa sangat terpukul karena gagal memberikan keputusan yang tepat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Pro Ref telah menghubungi Manchester United secara resmi untuk mengakui kesalahan fatal tersebut.
Saya benar-benar kecewa dengan hasil ini, kami semua kecewa, terutama para ofisial tersebut. Mereka sangat menjaga harga diri profesionalnya dan sekarang sedang terpukul karena gagal dalam situasi ini. Mereka tidak akan memimpin pertandingan sampai jeda internasional selesai,
tegasnya.
Transkrip Lengkap Audio VAR di Balik Gol Kemenangan Haaland
Agar lebih transparan, pihak Premier League membeberkan secara langsung rekaman komunikasi antara wasit lapangan dan petugas di ruang VAR.
Baca juga:
VAR Blunder! Pro Ref Akui Pengesahan Gol Erling Haaland Keliru, Manchester United Dirugikan
Dari dialog di bawah ini, terlihat jelas bagaimana petugas VAR melewatkan pengecekan terhadap pergerakan Enzo Fernandez.
Berikut adalah rincian obrolan di ruang VAR:
-
Asisten VAR [Blake Antrobus]: "Enzo, Enzo."
-
VAR [Matt Donohue]: "Kemungkinan offside."
-
Asisten Wasit Lapangan [Stuart Burt dan Tim Wood]: "Saya akan memutuskan offside untuk Haaland."
-
VAR: "Mengecek keputusan offside di lapangan terhadap Haaland. Jaraknya sangat tipis. Dia onside, jadi sekarang kita perlu memeriksa seluruh fase penguasaan bola menyerang (APP)."
-
VAR (Lanjutan): "Michael, Haaland berada dalam posisi onside, tapi saya harus memeriksa seluruh fase APP sekarang, bersiaplah. Kembali ke belakang untuk mengecek apakah [Iliman] Ndiaye onside saat bola disundul. Cepat, cepat. Ya, tidak masalah, jadi ini seharusnya gol. Ayo, ayo, ayo."
-
VAR (Lanjutan): "Tidak ada sentuhan di sana [dari Enzo Fernandez], konfirmasi tidak ada sentuhan. Ada jarak yang jelas. Tidak ada sentuhan di sana, kan? Gol. Michael, mengonfirmasi bahwa Anda perlu mengubah keputusan menjadi gol. Haaland berada di posisi onside. Keputusan akhir adalah gol. Pengecekan selesai."
Dari transkrip tersebut, analis sepak bola mana pun bisa melihat bahwa proses review dilakukan terlalu terburu-buru.
Fokus VAR hanya tertuju pada status sentuhan bola oleh Fernandez, tanpa mempertimbangkan apakah pergerakannya sendiri sudah cukup untuk dikategorikan sebagai gangguan (interfering with play) dalam aturan offside modern.