Musik

Reality Club Hardikan Video Musik 'Dancing In The Breeze Alone' dengan Konsep Wild West

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Februari 2023
Reality Club Hardikan Video Musik 'Dancing In The Breeze Alone' dengan Konsep Wild West

Reality Club merilis video klip terbarunya Dancing In The Breeze Alone. (merahputih.com/Vincent Angkasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH kesuksesan single Anything You Want yang melipatgandakan pendengar mereka secara digital, band Reality Club merilis sebuah pengalaman sinematik dengan single terbarunya Dancing In The Breeze Alone.

Video musik tersebut mengangkat konsep wild west dengan tema musik ala koboi. Selain itu, Dancing In The Breeze Alone menjadi penghormatan untuk film dan permainan yang bertema spaghetti western atau koboi italia dan karakteristik yang ikonik dalam genre tersebut.

"Sebenarnya (lagu) ini tentang the end of a relationship, when everthings turn bad and you just going in to a motion. Thats why you dancing in the breeze alone because it is nothing anymore," jelas gitaris Reality Club Faiz Novascotia Saripudin saat screening video musik di Grand Indonesia, Kamis (23/2).

Baca juga:

Barasuara Jadi Makin Akrab di Single 'Merayakan Fana'

View this post on Instagram

A post shared by Reality Club (@realityclub)

Lagu yang ditulis oleh Faiz itu menceritakan tentang cerita cinta yang tidak berakhir dengan bahagia, dan akhirnya saling menyakiti satu sama lain hanya agar pasangan kita merasakan rasa sakit yang kita rasakan.

Setelah pentantian lama, akhirnya Reality Club bisa merilis video musik ini yang dibuat dengan penuh usaha. "Kita sebagai band juga sama-sama ngulik sih, banyak suara yang didengar, seperti suara binatang, tembakan pistol, dan 46 buah orkestra," tambah vokalis Reality Club Fathia Izzati.

"Kalau kita mau. membuat musik seperti ini, kita harus all out. Secara tema harus sesuai dengan tujuan lagunya," tambah Nugi bassist dari Reality Club.

Lebih lanjut Fathia menjelaskan bahwa Reality Club ingin menampilkan video klip yang terbaik untuk para penggemarnya. Setelah direncanakan selama tiga tahun, band ini resmi akan merilis video klip pada 24 Februari 2023. Alasannya, karena membuat video klip sesuai ekspektasi mereka tidak murah dan terhambat oleh pandemi sehingga mereka tidak memungkinkan mereka untuk syuting dengan kuda.

Baca juga:

'Uneasy' Jadi Lagu Perkenalkan dari Andrea Tanzil

Reality Club
Fathia menjelaskan Reality Club ingin memberikan video klip yang terbaik dengan konsep berbeda. (merahputih.com/Vincent Angkasa)

Selama proses pembuatan video musik Dancing In The Breeze Alone, Reality Club menggunakan ide kreatifnya untuk menyempurnakan musik pada lagu ini. Pada salah satu bagian video klip terdapat suara kuda, tetapi uniknya suara tersebut bukan dari kuda, melainkan dari Fathia.

Faiz mengatakan bahwa Fathia memiliki bakat terpendam untuk meniru suara kuda. Pernyataan tersebut disambut dengan suara tawa dari penonton yang hadir.

"Ketika kita sebagai band membuat musik, jujur aja kita enggak pernah mikirin keviralan atau apa yang orang lain mau. Kita pengen sekreatif aja menuangkan ide-ide yang liar dan inilah hasil darinya," jelas Fathia alasan mereka membuat lagu ini yang berbeda dengan musik mereka sebelumnya.

Reality Club mewarnai musik Indonesia dengan genre musik indie-rock. Hadir sejak 2016, band ini digawangi empat personil, yaitu Era Patigo (drum), Faiz Novascotia Saripudin (vokal dan gitar), Fathia Izzati (vokal dan keyboard), dan Nugi Wicaksono (bass). (vca)

Baca juga:

Bersiap Nostalgia Musik Era 2000-an di SABIPHORIA

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
Rock In Solo 2026 ditunda hingga 2027 karena situasi nasional dan bencana alam. Penyelenggara menyiapkan A Journey of Rock in Solo.
Ananda Dimas Prasetya - 32 menit lalu
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
ShowBiz
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
Synchronize Fest 2026 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Simak 7 pertunjukan pilihan, dari Geisha dan Project Pop hingga Perunggu dan C’mon Lennon.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 25 menit lalu
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
ShowBiz
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
Perjalanan menuju Antara Angkara sebenarnya tidak diawali dengan sebuah keputusan besar bahwa album harus lahir pada tahun tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
ShowBiz
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
Terhitung sejak 5 Oktober 2026, Muhammad Irfan, yang selama ini dikenal sebagai Ifan, resmi mengundurkan diri dari GOVINDA.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
ShowBiz
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang seseorang yang diam-diam mulai memiliki perasaan romantis kepada sahabatnya.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
ShowBiz
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
BLACKPINK kini mencatatkan rekor baru. Video musik BOOMBAYAH meraih 1,9 miliar views di YouTube.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
ShowBiz
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
Alih-alih menawarkan jawaban atas persoalan yang dihadapi, lagu ini lebih banyak berbicara tentang kehadiran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Morgan Wallen Hadirkan Kehangatan dan Empati lewat 'Last Thing You Need'
ShowBiz
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
Charlie Lim akan memperkenalkan album DAYDREAM lewat listening party eksklusif di Jakarta pada 29 Oktober. Simak konsep, kolaborator, dan makna lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Charlie Lim Bawa Album 'DAYDREAM' ke Jakarta, Gelar Listening Party Eksklusif 29 Oktober 2026
ShowBiz
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
Lagu Upside Down milik Diana Ross kembali viral di TikTok sebagai backsound video transisi. Simak makna lagu tentang cinta dan ketidaksetiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lagu 'Upside Down' Diana Ross Viral Lagi di TikTok, Ini Makna di Balik Liriknya
ShowBiz
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
Lirik lagu Stop the Wedding! dari Ashe kini viral di TikTok. Ada makna khusus di balik liriknya soal perempuan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Viral di TikTok, Lagu 'Stop The Wedding!' dari Ashe Punya Pesan Kuat untuk Perempuan
Bagikan