Merahputih.com - Lampu sorot Santiago Bernabeu kembali menjadi saksi keangkeran sang penguasa Eropa. Di bawah langit Kota Madrid, Kamis (26/2) dini hari WIB, aura magis pemilik 15 gelar Liga Champions terpancar sempurna saat memulangkan raksasa Portugal.
Tidak ada ruang bagi keajaiban lawan ketika Los Blancos mulai menari di atas rumput hijau demi mengamankan satu tempat di fase gugur.
Baca juga:
Real Madrid Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Kalahkan Benfica dengan Agregat 3-1
Dominasi Mutlak di Bernabeu
Pasukan Alvaro Arbeloa menyegel tiket 16 besar usai menumbangkan Benfica dengan agregat meyakinkan 3-1. Kemenangan tipis 1-0 di markas lawan sebelumnya disempurnakan lewat keunggulan 2-1 di kandang sendiri.
Meski Rafa Silva sempat mengejutkan publik tuan rumah pada menit ke-14, Aurelien Tchouameni langsung membalas dua menit berselang. Vinicius Junior kemudian mengunci kemenangan melalui golnya di menit ke-80.
Statistik menunjukkan Madrid menguasai 62 persen aliran bola serta melepaskan 12 tembakan mengarah gawang. Strategi bertahan total Benfica rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi Arbeloa.
"Pertahanan rendah mempersulit segalanya bagi setiap tim, bukan hanya Real Madrid. Pertahanan rendah mana pun, dengan sepuluh pemain di ruang sempit, membuat serangan menjadi sangat sulit," tutur Alvaro Arbeloa dikutip dari laman resmi klub.
Menunggu Takdir Lawan Man City
Keberhasilan lolos dari fase play-off membawa Madrid masuk ke dalam pot undian babak 16 besar. Menariknya, Arbeloa memberikan sinyal kuat mengenai calon lawan tangguh. Nama Manchester City kembali mencuat sebagai rival langganan setiap musim. Sang pelatih mengaku tidak ambil pusing terkait siapa pun musuh dalam undian nanti.
Baca juga:
Arsenal Lebih Diunggulkan di 16 Besar Liga Champions 2025/26, ini Calon Lawannya
"Orang-orang sudah terbiasa dengan pertandingan melawan Manchester City, karena sudah enam atau tujuh tahun berturut-turut. Itu sudah banyak, tetapi saya yakin kami akan menghadapi mereka lagi," imbuh Arbeloa dengan nada optimis.
Mantan bek Madrid tersebut menegaskan timnya fokus pada perbaikan celah strategi sebelum melangkah lebih jauh.
"Lawannya tidak masalah karena ini akan menjadi pertandingan sangat sulit, terutama karena kami akan memainkan leg kedua di kandang lawan," pungkasnya.