MerahPutih.Com - Real Madrid sukses meraih gelar Super Copa Spanyol setelah membungkam Barcelona 2-0 di Santiago Barnebeu, Kamis (17/8) pagi.
Kemenangan 2-0 atas raksasa Catalan itu membuat agregat menjadi 5-1 setelah pada leg pertama di Camp Nou, Madrid unggul 3-1. Hasil positif tersebut membuat tim asuhan Zinedine Zidane kini mengoleksi 10 gelar Super Copa Spanyol.
Menurut catatan The Guardian, bermain di depan publik sendiri, Real Madrid meski tanpa diperkuat Ronaldo yang terkena hukuman larangan bertanding sebanyak lima kali, tetap menunjukkan superioritasnya atas Barca.
Madrid menguasai hampir seluruh jalannya pertandingan. Bayangkan saja, pertandingan baru berjalan empat menit, Marco Asensio sudah membobol gawang Ter Stegen lewat tendangan dari luar kotak enam belas.
Barca sepertinya tertekan hanya mengandalkan serangan balik cepat yang dimotori Sergio Roberto dan Andre Gomez. Sejumlah kreasi serangan selalu kandas di kaki para gelandang Madrid. Kompaknya Luca Modric dan Toni Kroos di lapangan tengah Real Madrid membuat Lionel Messi terpaksa turun jauh ke belakang menjemput bola.
Di tengah kebingungan para pemain Barca menemukan strategi yang tepat untuk meladeni Madrid, pada menit ke-38 Karim Benzema menjebol gawang Barca untuk kedua kalinya. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Real Madrid.
Memasuki babak kedua pelatih anyar Barca Valverde melakukan sejumlah perubahan. Pique ditarik keluar dengan memasukan rekrutan baru mereka Nelson Semedo. Hasilnya meski gawang Barca luput dari kebobolan namun tak satupun serangan Barca yang bisa dikonversikan menjadi gol.
Hingga babak kedua usai, para pemain Barca tak bisa membalas satu gol pun ke gawang Keylor Navas. Suarez dan Messi yang biasanya jadi goal getter seperti tak berdaya. Sementara dari kubu Real Madrid dengan dukungan penonton yang terus bergemuruh, membuat para pemain lebih percaya diri menguasai jalannya pertandingan.
Real Madrid sukses menyapu bersih laga Super Copa Spanyol dengan kemenangan. Hasil ini menjadi modal berharga bagi tim ibu kota Spanyol itu menyongsong pertandingan La Liga yang akan dimulai pekan depan. Lebih dari itu, Zidane sukses membangun imperium baru di Real Madrid. Sebuah imperium yang memporak porandakan dominasi Barca dalam sepuluh tahun terakhir ini.(*)