'Ready or Not 2' Sedang Digarap, Samara Weaving Kembali Jadi Karakter Utama

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2024
'Ready or Not 2' Sedang Digarap, Samara Weaving Kembali Jadi Karakter Utama

Samara Weaving akan kembali untuk sekuel Ready or Not. (Foto: TIX ID)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Film horor-komedi pengantin dan game pernikahan yang menyeramkan, Ready or Not, akan kembali untuk sekuelnya dan kembali menggandeng Samara Weaving sebagai karakter utamanya.

Samara terkenal dengan bakat perannya. Jejaknya tidak asing memainkan genre serupa seperti yang tampil di film Netflix The Babysitter dan Scream di 2022.

Perusahaan produksi Radio Silence kembali memproduksi cerita permainan anak-anak yang seru berubah menjadi menegangkan sekaligus mematikan kepada publik.

Radio Silence berkerjasama dengan Searchlight Pictures mendistribusikan film horor ini. Kolektif film tersebut, juga dikenal dengan film-film seperti Scream VI, terdiri dari Matt Bettinelli-Olpin, Tyler Gillett, Justin Martinez, dan Chad Villella.

Baca juga:

Sambut Halloween dengan 5 Buku Bacaan Menyeramkan

Disebutkan Ready or Not 2 bakal melibatkan Busick dan Murphy sebagai penulis skenario. Namun melansir dari Variety, belum ada rincian tentang alur cerita yang akan dibuat.

Dijajaran produser ada nama-nama lama seperti Tripp Vinson, Bradley J. Fischer, William Sherak, dan James Vanderbilt yang memproduseri Ready or Not pertama.

Sedangkan Villella dan Tara Farney akan menjadi produser eksekutif. Di pihak Searchlight, eksekutif Cornelia Burleigh dan Richard Ruiz.

Baca juga:

Film Badut Pembunuh 'Terrifier 3' Puncaki Box Office, Berhasil Langkahi Joker: Folie a Deux

Film pertama Ready or Not dirilis pada 2019, ditulis oleh Guy Busick dan R. Christopher Murphy serta disutradarai oleh Bettinelli-Olpin dan Gillett.

Film ini berkisah tentang seorang pengantin muda yang menemukan, sang mertuanya memiliki ritual malam permainan aneh di resepsi pernikahannya. Ritual ini berubah menjadi versi permainan petak umpet yang penuh dengan predator dan pembunuhan. Semuanya karena kesepakatan yang dibuat mertuanya dengan iblis.

Film beranggaran kecil yang dibintangi Adam Brody, Andie MacDowell, dan Henry Czerny ini hanya menghabiskan biaya produksi sebesar USD 6 juta. Namun, film ini meraup pendapatan domestik sebesar USD 28 juta sama dengan Rp 435 miliar, menjadikannya film terlaris Searchlight pada 2019.

Mulanya Ready or Not diperkirakan meraup pendapatan sebesar USD 8-12 juta alias Rp 124 - 186 miliar. Sehingga pencapaian perilisan pertama disebut kesuksesannya yang mengejutkan. Film ini dipuji karena komentar sosial dan alur ceritanya yang unik. (Tka)

#Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

ShowBiz
Disney Siapkan Film Animasi Fantasi Hexed, Kisahkan Hubungan Ibu dan Anak di Dunia Sihir
Hexed, film animasi fantasi terbaru Disney, dijadwalkan tayang pada 25 November 2026. Dibintangi Hailee Steinfeld dan Rashida Jones.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
Disney Siapkan Film Animasi Fantasi Hexed, Kisahkan Hubungan Ibu dan Anak di Dunia Sihir
ShowBiz
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
Festival Film Indonesia 2026 menghadirkan Nomination Week untuk pertama kalinya. Program ini memungkinkan masyarakat menonton film-film yang masuk nominasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
ShowBiz
Toy Story 5 Hadirkan Bad Bunny sebagai Mainan Baru yang Terlupakan
Toy Story 5 akan disutradarai oleh Andrew Stanton bersama McKenna Harris
Angga Yudha Pratama - Minggu, 21 Juni 2026
Toy Story 5 Hadirkan Bad Bunny sebagai Mainan Baru yang Terlupakan
ShowBiz
Shareefa Daanish Balik Jadi Ratu Horor, Siap Tebar Teror di Film 'Sihir Tanah Kubur'
Teror tersebut berkaitan dengan praktik ilmu hitam yang menggunakan tanah kuburan sebagai media untuk mencelakai orang lain
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Shareefa Daanish Balik Jadi Ratu Horor, Siap Tebar Teror di Film 'Sihir Tanah Kubur'
Indonesia
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Penampilannya yang khas turut memberikan warna tersendiri dan menjadi bagian yang diingat oleh penonton setia Preman Pensiun.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Kang Saep 'Copet' Preman Pensiun Meninggal Dunia, Nama Aslinya Cuk Nugroho
Lifestyle
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
Tak hanya menghadirkan film horor murni, beberapa judul juga menawarkan perpaduan genre thriller, fantasi, hingga komedi yang membuat pengalaman menonton semakin beragam.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
9 Film Horor Baru Saat Liburan Sekolah
ShowBiz
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
Ajang film bergengsi Indonesia ini membuka pendaftaran untuk film cerita panjang, film noncerita panjang, film cerita pendek, film dokumenter panjang, film dokumenter pendek, film animasi panjang, film animasi pendek, dan kritik film.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
FFI 2026 Resmi Buka Pendaftaran, Sampaikan Komitmen Penjurian yang Transparan
ShowBiz
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
Aghniny Haque memperluas karier ke Malaysia lewat film horor 'Khadam'. Ia beradu akting dengan Remy Ishak dan memerankan ibu penyandang disabilitas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Aghniny Haque Debut di Film Malaysia ‘Khadam’, Tampil sebagai Ibu Tunarungu dalam Horor Supranatural
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Bagikan