Rayakan Ulang Tahun Ke-20 Penerbitan Harry Potter, Museum di London Gelar Pameran

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 Oktober 2017
Rayakan Ulang Tahun Ke-20 Penerbitan Harry Potter, Museum di London Gelar Pameran

Perayaan 20 tahun penerbitan buku Harry Potter ditandai sebuah pameran. (foto: teachwire)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERAYAAN 20 tahun penerbitan buku pertama Harry Potter ditandai dengan gelaran pameran. Para muggle mendapat kesempatan langka untuk melihat memorabilia yang dipajang bersama artefak bersejarah yang merupakan referensi dalam kisah fiksi tersebut.

Pameran Harry Potter: A History of Magic diadakan di British Library, London, menampilkan memorabilia Harry Potter, meliputi sketsa pertama sekolah Hogwarts yang ditambah catatan dari JK Rowling, juga daftar guru dan mata pelajaran yang ditulis tangan olehnya.

Selain barang-barang yang diasosiasikan dengan Rowling dan buku Harry Potter, pameran itu juga menampilkan artefak bersejarah dari koleksi perpustakaan, termasuk gulungan perkamen ahli alkimia dari era 1500-an dan tulang peramal Tiongkok dari abad ke-12.

"Pameran kami mengeksplorasi sejarah, mitologi, dan cerita rakyat di balik kisah Harry Potter," kata kurator pameran Julian Harrison kepada Reuters.

"Kami menginvestigasi sapu, kuali, unicorn, hingga naga. Kami membuat pameran seputar benda-benda yang dipelajari murid Hogwartz. Mulai dari ramuan, mantra hingga astronomi dan ramalan."

Pihak penerbit mengklaim tujuh buku Harry Potter telah diterjemahkan ke 68 bahasa dan terjual lebih dari 400 juta kopi seluruh dunia.

Buku terakhir Harry Potter terbit pada 2007. Meskipun demikian, serial itu masih berlanjut dalam versi layar lebar dan teater.

Rowling tampak menikmati perpaduan dunia fiksi buatannya dengan koleksi perpustakaan.

"Menemukan objek yang mirip seperti apa yang ada di dalam bukuku dalam dunia nyata itu luar biasa," kata Rowling dalam pernyataannya.

Pameran itu berlangsung 20 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan