MerahPutih Nasional- Suasana di jalan MH Thamrin tadi pagi hingga siang dipadati oleh masyarakat. Kedatangan massa ini ternyata untuk menggelar aksi #SaveKPK, mendukung penyelamatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi ini dilaksanakan di dekat Halte Tosari, Jakarta, Minggu (25/1).
Para aktivis, masyarakat dan tokoh yang membawa spanduk dan gambar Bambang Widjojanto tersebut mengajukan lima tuntutan. Antara lain agar penyidikan perkara Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto dan pimpinan KPK lainnya dihentikan.
Mereka menuntut pembatalan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Mereka juga menuntut agar Presiden segera menerbitkan Perpu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) untuk memberikan kekebalan hukum kepada pimpinan KPK selama menjabat.
Kasus suap dan dugaan korupsi yang ada di dalam Komjen Polisi Budi Gunawan atas dugaannya yang memiliki rekening gendut agar segera dituntaskan.
Seorang pemuda di dalam aksi ini ada yang menyanyikan lagu 'Bongkar dan Bento'yang diiringi dengan petikan dan gesekan gitar.
Pantauan merahputih.com, dalam momen dukungannya terhadap KPK, diikuti ratusan peserta. Hadir di aksi ini Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja serta sejumlah tokoh lainnya seperti mantan Wakil Ketua KPK Haryono Umar, aktivis HAM Usman Hamid, Taufik Basari, Direktur Utama Tempo Bambang Harymurti, Maruarar Sirait, Sandra Hamid, Sandra Moniaga, Aktivis ICW Emerson Yuntho dan lainnya.
Tagar SaveKPK mulai ramai di sosial media setelah terjadi penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Jumat (23/1) yang kemudian dilepaskan setelah diperiksa penyidik Sabtu (24/1) dini hari. (AKU)