MerahPutih.com - Hingga Senin (20/8) pukul 11.00 Wita telah terjadi 101 kali gempa susulan menghantam Lombok,Nusa Tenggara Barat (NTB), pascagempa kuat yang terjadi tadi malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan dari ratusan gempa susulan yang terjadi, sembilan di antaranya dirasakan cukup kuat. Hasil analisis BMKG terbaru juga merilis gempa Minggu (21/8) malam yang awalnya disebutkan berskala 7.0 SR diralat jadi berkekuatan 6,9 SR.
Meski gempa cukup kuat, dikutip Antara, hasil analisis BMKG menyebutkan gempa susulan juga tidak berpotensi tsunami. Namun demikian, warga Mataram tetap berlarian keluar bangunan saat merasakan gempa.
Sejak semalam, suasana gelap gulita terjadi di Kota Mataram sebelum terjadi gempa kekuatan 7 SR pada pukul 21.56 WIB. Saat terjadi guncangan, warga pun berhamburan ke luar dan anak-anak menangis ketakutan.
Khususnya warga yang tinggal di Jalan KH Mas Mansyur sampai sekarang belum berani kembali ke rumah mereka bertahan di luar rumah karena khawatir bangunan yang ditinggalinya ambruk.
Di sebuah hotel, listrik padam saat terjadi gempa. Beberapa sudut bangunan hotel terlihat rontok meskipun tidak roboh.
Pusat gempa semalam berada pada koordinat 8,28 Lintang Selatan dan 116,71 Bujur Timur. Atau sekitar 30 kilometer Timur Laut Lombok Timur dengan kedalaman 10 kilometer. (*)