Kaleidoskop 2017

Rapor Merah Luis Milla Bersama Timnas Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 15 Desember 2017
Rapor Merah Luis Milla Bersama Timnas Indonesia

Pelatih timnas Indonesia U-23 Luis Milla (kiri) memberi pengarahan pada latihan menjelang pertandingan dengan Mongolia pada turnamen Internasional Aceh World Solidarity 2017 di Banda Aceh, Aceh. Foto:

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PSSI memilih Luis Milla Aspas sebagai pelatih timnas Indonesia senior dan U-23 pada Februari 2017. Milla merupakan mantan pemain Barcelona, Real Madrid, dan Valencia.

Pernah menjadi bagian dari dua klub raksasa La Liga menambah daya tarik Milla. Apalagi, entrenador berusia 51 tahun itu pernah membawa timnas Spanyol U-21 yang saat itu diperkuat David de Gea, Bojan Krkic, serta Pedro menjuarai Piala Eropa U-21.

Kegemilangan Milla bersama La Roja membuat induk sepak bola nasional itu menjatuhkan pilihan kepada bekas pelatih Real Zaragoza itu. Kehadiran Milla tentu diharapkan membawa efek positif dan gaya permainan ala Spanyol ke skuat Garuda.

Setelah resmi didapuk sebagai pelatih timnas, Milla dibebankan dengan target yang sangat berat yakni meraih medali emas SEA Games 2017, meloloskan timnas U-23 ke Piala Asia U-23 serta masuk empat besar Asian Games 2018.

Beban yang berat membuat Milla harus jeli melihat kemampuan para pemain muda di tanah air. Ia selalu memantau perkembangan anak asuhnya yang berlaga di kompetisi Liga 1. Selain itu, skuatnya juga mendapatkan tambahan satu pemain naturalisasi yakni Ezra Walian.

Debut Milla bersama timnas U-23 berjalan buruk. Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan dikalahkan Myanmar dengan skor 3-1. Hasil negatif itu membuat jajaran kepelatihan berbenah.

Catatan manis akhirnya menghampiri pasukan Luis Milla. Bermodalkan kombinasi pemain senior dan U-23, Indonesia mampu menang 2-0 ketika berhadapan dengan Kamboja di kaga uji coba.

Inkonsistensi timnas U-23 kembali terjadi di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23. Pasukan Merah Putih gagal lolos ke putaran final setelah hanya menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup dengan empat poin. Yang lebih parahnya lagi, Indonesia dipecundangi Malaysia tiga gol tanpa balas.

Usai gagal di Kualifikasi Piala Asia U-23, timnas U-23 menatap ke perhelatan SEA Games 2017. Permainan Rahmat Irianto di event dwitahunan tersebut tidak terlalu buruk kendati hanya menempati posisi runner-up Grup.

Sayangnya, harapan untuk mendulang medali emas kandas ditangan Malaysia. Indonesia takluk dengan skor 1-0 di laga semifinal. Beruntung, Indonesia mendapatkan medali perunggu setelah menghempaskan Myanmar dengan skor 3-1.

Rapor merah Milla

Kegagalan di SEA Games 2017 memang menjadi tamparan keras bagi PSSI. Sebab, PSSI mendatangkanh Milla demi bisa menggondol medali emas yang sudah tak pernah diraih pasukan Garuda sejak tahun 1991.

Meskipun mendapat perunggu, permainan timnas U-23 tidak terlalu memuaskan. Ditambah dengan sikap para pemain yang emosional dan berujung pada hukuman dari pengadil.

Menjelang tutup tahun, lagi-lagi, Milla bersama anak asuhnya gagal mempersembahkan piala saat berlaga di turnamen Aceh World Solidarity Cup 2017.

Timnas Indonesia. Foto: PSSI

Meraih dua kemenangan di dua laga awal, Septian David dan kawan-kawan justru kalah tipis 0-1 dari Kirgiztan. Hasil tersebut semakin membuktikan jika Milla belum mampu menghadirkan permainan yang baik bagi timnas.

Sebagai pencinta sepak bola, masyarakat tanah air berharap tahun depan Milla bisa membawa timnas tampil lebih baik. Pasalnya, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games dan timnas mengikuti Piala AFF. (adk)

#Luis Milla #Iimnas Indonesia #Timnas Indonesia U-23
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Anak Eks Pelatih Timnas Indonesia Gabung Como, Cesc Fabregas Beri Pujian Tinggi
Pelatih Como, Cesc Fabregas, memberikan pujian kepada rekrutan barunya, Luis Milla Manzanares, yang merupakan putra mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Anak Eks Pelatih Timnas Indonesia Gabung Como, Cesc Fabregas Beri Pujian Tinggi
Olahraga
PSSI Tunggu Kepastian soal Keikutsertaan Timnas Indonesia di Asian Games 2026
Dilaporkan bahwa peserta Asian Games 2026 merupakan seluruh tim Piala Asia U-23 2026, di mana Timnas Indonesia U-23 tidak ikut serta.
Frengky Aruan - Kamis, 12 Februari 2026
PSSI Tunggu Kepastian soal Keikutsertaan Timnas Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga
Timnas Indonesia Tidak Ikut Serta, Peserta Sepak Bola Putra Asian Games 2026 Seluruh Tim Piala Asia U-23 2026
Timnas Indonesia tidak akan ikut serta dalam sepak bola putra Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Februari 2026
Timnas Indonesia Tidak Ikut Serta, Peserta Sepak Bola Putra Asian Games 2026 Seluruh Tim Piala Asia U-23 2026
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Beredar informasi yang menyebut Indra Sjafri kini melatih timnas Malaysia, setelah gagal membawa Tim Garuda capai target SEA Games dan dipecat PSSI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Olahraga
Timnas Indonesia U-23 Tidak Capai Target di SEA Games 2025, PSSI Berhentikan Indra Sjafri
Indra Sjafri juga tidak akan menjadi bagian departemen teknik lagi.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-23 Tidak Capai Target di SEA Games 2025, PSSI Berhentikan Indra Sjafri
Olahraga
Akan Bertemu Vietnam di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025, Pelatih Timnas Thailand U-23 Singgung Kekalahan dari Indonesia
Thawatchai Damrong-Ongtrakul menyingung kekalahan dari Indonesia di semifinal ASEAN U-23 Championship 2025 pada Juli lalu.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Desember 2025
Akan Bertemu Vietnam di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025, Pelatih Timnas Thailand U-23 Singgung Kekalahan dari Indonesia
Olahraga
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Malaysia 2-0, Peluang Indonesia untuk Lolos ke Semifinal Terbuka
Timnas Vietnam U-23 lolos ke semifinal sebagai juara Grup B setelah kalahkan Malaysia 2-0.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Malaysia 2-0, Peluang Indonesia untuk Lolos ke Semifinal Terbuka
Olahraga
Link Streaming Laga SEA Games 2025 Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam pada Kamis, 11 Desember 2025 yang Menentukan bagi Indonesia
Grup B sepak bola putra SEA Games 2025 ditutup laga Timnas Malaysia U-23 versus (vs) Vietnam yang bisa disaksikan lewat live streaming.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Link Streaming Laga SEA Games 2025 Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam pada Kamis, 11 Desember 2025 yang Menentukan bagi Indonesia
Olahraga
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2025 Hari Ini Kamis, 11 Desember 2025: 4 Laga Digelar, Termasuk Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam yang Menentukan Nasib Indonesia
Apabila Malaysia vs Vietnam seri, peluang Indonesia lolos ke semifinal sebagai runner-up terbaik tertutup meski nantinya menang besar atas Myanmar pada 12 Desember.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2025 Hari Ini Kamis, 11 Desember 2025: 4 Laga Digelar, Termasuk Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam yang Menentukan Nasib Indonesia
Olahraga
Jadi Laga Menentukan bagi Timnas Indonesia U-23, Malaysia Ingin Kejutkan Vietnam
Timnas Malaysia U-23 berusaha untuk mengejutkan Vietnam, yang merupakan salah satu favorit di sepak bola putra SEA Games 2025.
Frengky Aruan - Rabu, 10 Desember 2025
Jadi Laga Menentukan bagi Timnas Indonesia U-23, Malaysia Ingin Kejutkan Vietnam
Bagikan